Siswi Korban Bullying di SMAN 2 Bekasi Diduga Diminta Uang Damai Rp200 Juta


Sumber: Suara.com

 

BASKOM ONLINE| 17 APRIL 2026| MUHAMMAD ARIEF MAHARDIKA

Kasus perundungan terhadap seorang siswi SMA di Bekasi menjadi sorotan publik setelah keluarga pelaku diduga meminta uang damai sebesar Rp200 juta korban yang merupakan siswi kelas XI mengalami bullying selama beberapa bulan oleh kakak kelasnya dani diungah akun @/syllakaligis, bercerita kalau adiknya bersekolah di SMA Negeri Bekasi. Ia yang duduk di kelas XI, mengalami bully. Peristiwa tersebut memuncak pada 6 Februari 2026 ketika korban mencoba menanyakan alasan dirinya terus dirundung di kantin sekolah. Namun, situasi justru berubah menjadi adu mulut hingga korban dijambak oleh pelaku.

Dalam kondisi terdesak, korban berusaha melepaskan diri dan tanpa sengaja melukai dahi pelaku menggunakan tempat makan. Insiden tersebut kemudian dianggap sebagai tindakan penyerangan oleh pihak keluarga pelaku. Tak lama setelah kejadian, keluarga pelaku yang diduga memiliki latar belakang kuat karena orang tua pelaku disebut sebagai anggota DPRD Bekasi, meminta uang damai sebesar Rp200 juta kepada pihak korban. "Adikku melawan sebagai bentuk pertahanan diri malah dianggap penyerangan dan diminta uang damai Rp200 juta oleh pihak pelaku," jelas @syllakaligis.

Permintaan tersebut memicu kemarahan publik setelah cerita ini viral di media sosial melalui unggahan keluarga korban. Korban dilaporkan mengalami tekanan mental dan merasa takut, sementara pelaku disebut masih menjalani aktivitas seperti biasa. Kasus ini kemudian mendapat perhatian luas dan kini tengah ditangani oleh pihak sekolah, Dinas Pendidikan, serta lembaga perlindungan anak untuk mencari solusi dan memastikan perlindungan terhadap korban.

Email Facebook Google Twitter

HIMIKOM

Admin & Editor

Himikomunib.org adalah website Himikom ( himpunan mahasiswa ilmu komunikasi ) universitas Bengkulu

0 comments:

Post a Comment