Apa itu himikom?

Apa itu himikom?
Himikom adalah Himpunan Mahasiswa ilmu komunikasi , dimana didalamnya , terhimpun orang - orang dengan kemampuan dan kreativitas yang tinggi . dengan kredibilitasnya menjadikan himikom sebagai hima tervavorit di Universitas Bengkulu.

Latest Posts

Wayang Putih

HIMIKOM

Cerita pendek atau biasa disingkat cerpen adalah salah satu jenis prosa yang isi ceritanya bukan kejadian nyata dan hanya dibuat-buat. Cerpen cenderung singkat, padat, dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang lebih panjang, seperti novelet maupun novel.

Macam-macam Cerpen:

  1. Cerpen Realistik, Cerpen yang mencerminkan kehidupan nyata dan menggambarkan karakter, suasana, dan peristiwa yang mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Cerpen Fantasi, Cerpen yang mengeksplorasi dunia imaginasi dan keajaiban, dengan menampilkan elemen-elemen fantasi seperti makhluk mitos, sihir, atau petualangan di dunia yang tidak nyata.
  3. Cerpen Misteri, Cerpen yang membangun suasana misterius dan menampilkan plot yang penuh teka-teki atau kejutan. Biasanya, cerpen ini fokus pada pemecahan suatu misteri atau rahasia.
  4. Cerpen Romantis, Cerpen yang mengisahkan kisah cinta antara dua karakter. Cerpen ini mungkin menggambarkan perjuangan, ketegangan, atau kebahagiaan dalam hubungan asmara.

 Bentuk Cerpen:

Cerpen memiliki beberapa elemen penting, antara lain:

  1. Pengenalan, Bagian awal cerpen yang memperkenalkan latar belakang, karakter utama, dan situasi yang akan dikembangkan.
  2. Konflik, Ketegangan atau masalah yang dihadapi oleh karakter utama. Konflik merupakan inti cerita dan mendorong perkembangan plot.
  3. Klimaks, Puncak ketegangan atau momen kritis dalam cerita. Klimaks mengarah ke penyelesaian konflik.
  4. Penyelesaian, bagian akhir cerita yang menyajikan penyelesaian konflik dan menutup cerita dengan cara yang memuaskan.

Ciri-ciri Cerpen

  1. Ringkas, Cerpen memiliki jumlah kata yang terbatas dan merangkum cerita dalam format yang singkat.
  2. Fokus pada Inti Cerita, Cerpen berfokus pada konflik dan perkembangan karakter utama, tanpa memperluas plot secara berlebihan.
  3. Karakter Terbatas. Dalam cerpen, biasanya hanya ada beberapa karakter yang mendapat perhatian utama, sehingga pembaca dapat lebih mengenal karakter-karakter tersebut.
  4. Penuh dengan Imajinasi, Cerpen membangkitkan imajinasi pembaca melalui penggunaan bahasa yang deskriptif dan detail dalam menggambarkan latar belakang dan karakter.

Nah Commers, dibawah ini adalah salah satu contoh Cerpen tentang warisan indonesia di era teknologi. Dimana puisi ini dibuat oleh salah satu Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang berjudul "Wayang Putih"

Wayang putih

Refina Maharani Salim

 

“Buang-buang waktu saja.” Terus saja kalimat itu yang terdengar ditelinga setiap hari, tidak bisakah mereka menghargai?

Faal menghela nafasnya cukup panjang, ditemani suara deburan ombak yang bersaut-sautan. Hamparan pasir putih diiringi dengan hembusan angin yang sejuk, cukup berisik namun sangat menenangkan pikiran. Faal memikirkan perbuatannya yang membuat orang-orang mengucilkan Faal, apakah sebesar itu hingga mereka tega membuat dirinya merasa terpojok dan terkucilkan. Faal berdecak kagum Ketika ombak-ombak terhempas kelautan lepas, sungguh membuat siapa saja merasa tenang. Ia  beranjak dari sana dan mulai melangkahkan kaki untuk menyelusuri garis Pantai yang cukup Panjang, suara tawa riang anak kecil cukup bisa mengingatkan kepada masa kecil. Terlintas sebuah ide cemerlang di dalam hati setidaknya ini sangat bisa membantu perekonomian keluarga yang saat ini sangat sulit. Ditambah lagi uang ukt yang cukup tinggi membuat ayah kesulitan bernafas, Faal mulai melangkahkan kaki untuk pulang kerumah.

Bangunan yang menjadi tempat berlindung ini tidak besar, namun sangat cukup untuk membuat aman dari hal-hal diluar sana. Samar-samar Faal mendengar suara tangis membuat langkah kaki ini semakin cepat untuk menemukan sumber suara tersebut, Faal mengintip dari celah pintu ketika  tahu suara tangis itu berasala dari kamar kedua orangtuanya, suara perut berbunyi disaat yang tidak tepat, Faal memutuskan untuk mengetuk pintu kamar orangtuanya dengan pelan, dan disambut oleh penghuni di dalam sana. “Masuk saja, pintunya tidak dikunci.” “Ibu, dimana ayah? Aku sangat lapar bu. Apakah ibu sudah memasak.” “ah, ibu belum memasak tunggu ya ibu masakan sesuatu dulu.”

 Pilu, sudah tidak ada sebutir beras lagi yang tersisa, untuk membelinya pun uang yang dimiliki sudah tidak cukup jika ingin membeli secanting beras. Yang tersisa hanyalah sebungkus tepung sagu dan sebutir telur ayam, hanya itu yang bisa ibu masak, lagi dan lagi ibu memasak sambil menitikan air mata, merasakan betapa pahitnya hidup yang mereka jalani.

Malam ini mereka mengisi tenaga hanya ditemani oleh bubur sagu buatan ibu, meski hanya sepiring bubur, namun mereka sangat bersyukur bisa mengisi tenaga untuk malam ini, hanya dentingan sendok dan piring saja yang menghiasi makan malam mereka. Kembali teringat di pikiran Faal sebuah surat yang Faal dapatkan dari universitas tempat ia menimba ilmu. “Yah, apakah ayah sudah ada uang untuk membayar uang kuliah Faal.” Ucapan Faal disambut oleh senyuman hangat yang ayah miliki, “besok ya, besok ayah yang akan membayar uang kuliahmu al.” Setelah usaha yang ayah miliki bangkrut karena penipuan mereka menjadi lebih tertutup kepada warga sekitar.

Ayah termenung diteras rumah, bagaimana mereka bertahan hidup untuk hari selanjutnya, semuanya sudah habis terjual untuk membayar hutang-hutang yang mereka miliki. Menjual perhiasan yang ibu miliki pun hanya cukup untuk membayar uang kuliah Faal dan makan satu hari, mati langkah dan mati kutu, tidak ada yang  bisa diandalkan untuk saat ini, sudah berbagai perusahaan bahkan toko yang membuka lowongan pekerjaan tetapi tidak ada satupun dari mereka yang memanggil ayah untuk bekerja. Faal duduk disamping ayah, atmosfer malam itu sangatlah dingin. Dengan keberanian yang ada faal mulai berbicara dengan sangat pelan. “ Ayah, kenapa ayah tidak menjual wayang kulit saja yah? Bukannya ayah pandai membuat wayang kulit. Hitung-hitung kita juga melestarikan budaya yang kita miliki yah.” “Tidak mudah faal, ditambah lagi saat ini orang-orang sudah tidak menyukai wayang lagi.” Suasana yang terbangun menjadi sangat panas, raut muka ayah juga saat ini sudah tidak bersahabat lagi kala faal terus saja memaksa. “Sudahlah faal, lebih baik kau masuk kedalam rumah.

Seekor burung Gagak bertengger dipagar rumah, membuat mata ayah terfokus ke arah pagar. “Pertanda apa ini ya tuhan, jauhkanlah kelurga ini dari hal-hal yang tidak baik.” Ucap ayah pelan tetapi masih terdengar di telinga Faal. “Sudahlah ayah, itu hanya burung gagak biasa dia juga makhluk hidup, buang jauh-jauh budaya tabu itu ayah.” “Jangan asal bicara Faal.” Ayah masuk kedalam rumah dengan wajah yang cukup mengkhawatirkan.

Gemercik air hujan tidak menghentikan semangat Faal untuk tetap menimba ilmu, Faal pergi ke Universitas tempat ia belajar. Dengan menggunakan sepeda ontel miliknya, tetapi lagi dan lagi hanya cemoohan dari tetangga nya yang ia dapatkan. “Miskin saja sok-sok an untuk kuliah, Universitas sana tidak menerima pembayaran menggunakan daun Faal.” Cukup membuat siapa saja sakit hati tetapi ucapan itu tidak di idahkan oleh Faal. Detik berganti menit, menit berganti jam, tidak terasa jam kuliah Faal sudah berakhir. Siang hari dimana orang-orang mengisi Kembali tenaga mereka yang sudah terkuras tetapi tidak dengan Faal, Faal lebih memilih untuk Kembali kerumah demi menghemat pengeluaran. Faal menyelusuri jalan yang sempit demi bisa sampai kerumah, sebuah kantong hitam sangat menarik perhatian Faal diambilnya kntong tersebut dan dengan cepat Faal membawa kantong hitam itu pulang kerumah, rasa penasarannya saat ini lebih besar daripada rasa laparnya. Selembar kulit sapi yang basah membuat faal merasa senang, sepertinya keberuntungan berada dipihak Faal, dengan telaten faal membersihkan kulit tersebut dan mengeringkannya. Idenya saat ini hanyalah menjual wayang kulit untuk menambah penghasilan keluarganya, yang dimana hanya pas-pasan untuk makan.

Dua minggu sudah berlalu, kulit yang ditemukan Faal sudah kering, bahkan sudah beberapa yang menjadi sebuah wayang, lagi dan lagi hanya sebuah remehan yang diberikan oleh orang-orang disekitarnya “Sudahlah Faal, untuk apa kau membuat wayang itu.” “Hei, itu sudah kuno sekali. Sudah lebih 100 tahun yang lalu, lebih baik kau bergabung bersama kami untuk bermain game online.” “Zaman sudah modern Faal, lebih baik kau menggunakan gadget, daripada memainkan wayang yang tak ada gunanya itu.” Suara-suara dan kalimat-kalimat yang diberikan oleh sekumpulan remaja  yang melewati rumah Faal sontak membuat rahang Faal mengeras menandakan bahwa anak muda itu sangat marah. Tangannya terkepal kuat bahkan nada bicaranya sudah tidak terkontrol lagi “Lebih baik kalian pergi dari hadapanku, kalian tidak tahu apa-apa. Yang kalian tahu hanya menghabiskan uang dan waktu.”

Faal sudah tidak kuat, mendengar hinaan yang terus saja dilontarkan oleh orang-orang. Tekadnya sudah bulat untuk membalas perbuatan mereka yang sudah berani mencaci bahkan menghina. Faal duduk di taman tempat orang-orang melepaskan penat, atau hanya sekedar bersenda gurau saja, sebuah poster mendarat tepat dibawah kaki faal yang tidak tahu berasal darimana. Disana pemberitahuan perlombaan pementasan yang hadiahnya cukup besar, bahkan benefit yang ditawarkan sangat fantastis. Tidak menyia-nyiakan waktu, Faal bergegas untuk mendaftarkan diri kedalam perlombaan tersebut. Faal tidak memberitahu kepada orang tuanya dikarenakan takut mendapatkan amarah semata. Dua minggu waktu yang cukup untuk mempersiapkan semuanya, Faal mulai mempersiapkan semua yang sekiranya perlu disiapkan. Selama itu ia sangat telaten dan berlatih, Faal sudah tidak memikirkan hinaan orang, kuliah yang dijalani oleh Faal juga lancar-lancar saja. Faal juga sudah menjual wayang kulitnya di platform media sosial, siapa sangka kegiatan yang dicap hanya membuang waktu oleh orang-orang membawa petuah bagi keluarga faal.

Tiba hari dimana perlombaan dimulai, hanya Faal seorang diri dengan berbekalkan dua buah wayang kulit yang ia buat sendiri. Hanya Faal juga yang membawakan kesenian wayang, cukup minder ketika melihat peseta lain menunjukan penampilan lain yang menurut Faal lebih baik dari dirinya. Saat Faal memperlihatkan bakatnya dalam memainkan wayang. Semua penonton bahkan juri dengan bangga dan meriah memberikan tepuk tangan atas keberhasilannya  dalam membawakan kesenian budaya Indonesia. Tidak semua anak muda pbahkan mahasiswa Indonesia bisa membawakan penampilan tersebut, tidak semua anak muda menyukai kebudayaan tradisional Indonesia. Anak muda sekarang lebih memilih memanfaatkan teknologi zaman sekarang yang sudah merajalela dengan salah, yaitu memainkan gadget tanpa manfaat dan menghabiskan banyak waktu.

Faal dengan bangga naik keatas panggung saat namanya disebut sebagai pemenang, ia juga tidak menyangka bisa membawa pulang uang puluhan juta. Rintihan air mata keluar dari pelupuk mata Faal, setidaknya saat ini ia bisa membantu ayahnya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, tidak akan ada lagi kepahitan setelah ini.

Faal semakin gencar membuat wayang kulit, ia tetap ingin melestarikan kebudayaan Nusantara di gejolak marak dan canggihnya teknologi, hampir semua dinding rumah Faal dihiasi oleh wayang kulit, saat ini kediaman Faal sedang kedatangan saudara jauhnya, bukan mendapatkan pujian seperti yang orangtua Faal harapkan yang didapat hayalah remehan semata. Tetap saja pendirian Faal sudah bulat. Ia yakin dengan apapun keputusannya saat ini. Faal menyelusuri jalanan yang cukup ramai, ia hanya ingin menemukan ketenangan saat ini. Hanya alam yang bisa menerima Faal dengan seluruh keadaan sedihnya, hanya semilir angin yang mampu memberikan ketenangan, sangat pas untuk bersantai sambil menikmati hamparan pasir putih dan lautan yang berwarna biru. Dihiasi oleh ombak yang berlomba-lomba sampai ketepian tetapi hancur terhempas oleh ombak yang lain. Kenapa susah sekali untuk melestarikan peninggalan Sejarah yang berharga, kenapa susah sekali untuk menerima hasilnya. Faal kira mereka akan senang saat ini tetapi malah justru semakin menderita. Semua orang datang mengaku saudara saat mereka sudah berada di atas, kemana mereka dulu disaat faal dan keluarganya hanya mampu memakan bubur sagu, dimana mereka saat Faal tidak bisa membayar tunggakan uang kuliahnya dulu.

 

 

SORAI

HIMIKOM

Puisi tak sekadar rangkaian kata-kata indah, tetapi juga dapat menjadi ungkapan perasaan dari penulisnya. Selain itu terdapat aturan dalam membuatnya. Sementara menurut pakar sastra H.B. Jassin, puisi adalah suatu karya sastra yang diucapkan dengan perasaan dan memiliki gagasan atau pikiran serta tanggapan terhadap suatu hal atau kejadian tertentu. Pakar sastra lainnya yaitu James Reeves memiliki pendapat bahwa puisi adalah suatu karya sastra yang mengungkapkan pikiran serta perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan memfokuskan kekuatan bahasa dalam struktur fisik serta struktur batin.

Jenis-jenis Puisi

Ada dua jenis puisi, yaitu puisi lama dan puisi modern. Apa bedanya? Puisi lama adalah karya sastra yang masih terikat pada aturan penulisan, seperti

1. Jumlah kata dalam 1 baris

2. Jumlah baris dalam 1 bait

3. Persajakan (rima)

4. Banyak suku kata di setiap baris

5. Irama

Sedangkan puisi modern adalah jenis puisi yang tidak lagi terikat dengan aturan tertentu dan bentuknya lebih bebas. Berikut ini adalah contoh dari puisi lama dan puisi modern.

Jenis Puisi Lama

1. Pantun, Jenis puisi lama yang bersajak a b a b. Pantun memiliki empat baris, dua baris sampiran dan dua baris isi.

2. Talibun, Puisi lama yang terdiri dari sampiran dan isi lebih dari empat baris. Jumlah baris pada talibun selalu genap, contohnya dua baris sampir dan dua baris isi.

3. Syair, Syair mempunyai empat bait dan bersajak a a a a serta isinya mengisahkan suatu hal

4. Gurindam, Jenis puisi lama yang terdiri atas dua baris dan berirama sama. Isi baris pertama adalah sebab, sedangkan baris kedua berisi akibat.

Jenis Puisi Modern

1. Puisi Naratif, Puisi yang digunakan untuk menyampaikan suatu cerita. Puisi naratif dibedakan menjadi tiga, yaitu epic, romansa dan balada.

2. Puisi lirik, Puisi yang digunakan untuk mengungkapkan gagasan penyair.

3. Puisi Deskriptif, Puisi yang mengemukakan pendapat serta kesan penyair.

Ciri-ciri Penulisan

Jenis-jenis puisi dapat dibedakan berdasarkan struktur penulisan pada karya tersebut. Berikut ini adalah perbedaan dari ciri-ciri penulisan puisi lama dan puisi baru.

Puisi Lama

1. Tidak diketahui nama pengarangnya

2. Penyampaiannya yang bersifat dari mulut ke mulut, sehingga termasuk sastra lisan

3. Terikat dengan aturan, seperti jumlah kata, jumlah suku kata jumlah bait, irama, dan rima.

Puisi Modern

1. Tidak terikat aturan, seperti rima, irama, dan baris

2. Nama pengarang puisi tercantum

3. Umumnya menceritakan tentang peristiwa kehidupan.


Nah Commers, dibawah ini adalah salah satu contoh puisi tentang seseorang yang merasa bahwa dirinya sedang tidak baik-baik saja, Puisi berjudul 'SORAI' menceritakan perjalanan panjang yang cukup lelah, dengan semua tekanan dari sekitarnya sempat membuatnya merasa tidak baik-baik saja dan hampir ingin menjauh dari keramaian yang ada. Dimana puisi ini dibuat oleh salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu


Semilir angin berhembus menerbangkan rambut cantik yang terurai, sorai bergema dengan suasana hati yang bermegahan.

Suara alam yang mendukung ketenangan, harum semerbak embun yang mengudara saat hujan selesai, elang yang gagah dan suara terompet yang menggema


Kepada waktu yang berlalu, kepada setiap tanah yang kupijak

Kepada ingatan yang pernah tumbuh

Dengan menikmati setiap harsa

Di bawah luasnya bumantara

Dengan desiran pawana sagara


Semua rasa sesal yang ikut mengudara

Rasa benci yang marak disini

Kepada doa aku bertanya, Kapan semua mereda

Kepada semua redaksi aku bertanya mengapa fakta di tenggelamkan


Seperti pelangi yang memberikan keindahan Kepada sang bumi

Melangkah menelaah disetiap celah

Meski terkadang terasa berat dan terbebani, meski terhalang awan kelam

Berjalanlah agar langkah tak kehilangan arah

Aku berharap kau aman, walau akhirnya tetap menjadi debu

Banjir Luluh Lantakkan Sebagian Sumatera Barat

HIMIKOM

Banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah Sumatera Barat pada Sabtu (11/5/2024) dan Minggu (12/5/2024). Bencana yang dipicu hujan lebat dan luapan aliran sungai itu dilaporkan menewaskan lebih dari 40 warga. Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu malam, terdapat 19 korban meninggal dunia di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. “Selain jumlah korban jiwa yang bertambah, korban hilang terdata sebanyak 2 jiwa, sementara 19 orang mengalami luka-luka,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Minggu (12/5/2024).

Sementara itu, di wilayah Padang, kata Abdul Muhari, terdapat 8 warga meninggal dunia akibat banjir bandang. Kemudian di Kabupaten Tanah Datar berdasarkan data sementara sebanyak 13 korban jiwa. “Berdasarkan pembaharuan data yang diterima BNPB, tujuh orang dilaporkan hilang dan 12 orang luka-luka di Tanah Datar,” kata Abdul Muhari. Hingga kini, tim gabungan dari BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih terus mencari korban yang dilaporkan hilang. Proses evakuasi warga terdampak banjir bandang juga sudah dilakukan.

Kantor Basarnas Padang, Sumatera Barat merilis data terbaru terkait jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Sumbar. Hingga Selasa (14/5/2024) pukul 18.00 WIB. tercatat total korban meninggal dunia sebanyak 52 orang. Rinciannya adalah 24 orang korban dari Tanah Datar, 22 korban dari Agam, dua orang dari Padang Panjang, dua orang dari Padang Pariaman, dan dua orang dari Padang. "Total korban yang meninggal dunia adalah 52 orang," kata Kepala Basarnas Padang Abdul Malik yang dihubungi Kompas.com, sore tadi.

Abdul Malik menjelaskan, dua orang asal Padang adalah korban longsor di Sitinjau Lauik, Minggu (12/4/2024) lalu. Sedangkan sisanya adalah korban banjir bandang bercampur lahar dingin Gunung Marapi. Sementara, korban yang dilaporkan hilang bertambah dari sebelumnya 14 orang, sekarang menjadi 20 orang. "Dari laporan yang masuk ke kami, ada 20 orang lagi yang belum ditemukan ya," kata Abdul Malik. Jurubicara BPBD Sumbar Ilham Wahab menyebutkan, mayoritas korban berasal dari daerah kaki Gunung Marapi. Di Agam, daerah terdampak paling parah adalah Kecamatan Canduang dan Sungai Puar. Sementara di Tanah Datar, kecamatan yang parah adalah Rambatan dan X Koto.

Di Padang Panjang, dua kecamatan parah adalah Padang Panjang Barat dan Padang Panjang Timur. Sedangkan Padang Pariaman adalah Kecamatan Kayu Tanam. Bencana banjir bandang lahar dingin melanda wilayah Sumatera Barat (Sumbar). Banjir lahar dingin ini terjadi di sejumlah kabupaten/kota sejak Sabtu (11/5/2024), dan hingga kini mengakibatkan puluhan korban meninggal dunia.

Imbas bencana tersebut, pemerintah setempat kemudian menetapkan masa tanggap darurat banjir bandang dan banjir lahar dingin Gunung Marapi selama 14 hari. Masa tanggap darurat itu dimulai sejak tanggal 12 hingga 25 Mei mendatang. Terkait hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan penyebab yang memicu terjadinya bencana banjir bandang, banjir lahar hujan dan longsor di sejumlah wilayah di Sumbar.

Dipicu Intensitas Hujan Sedang-Lebat, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pemicu banjir bandang, banjir lahar hujan dan longsor di Sumatera Barat adalah hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, ini berdasarkan analisis BMKG per tanggal 6 Mei 2024.

Lahar Berasal dari Erupsi Gunung Marapi, Sementara terkait lahar gunung, Dwikorita menjelaskan, material lahar tersebut berasal dari material erupsi Gunung Marapi beberapa waktu lalu yang masih mengendap di lereng bagian atas gunung. Material tersebut hanyut terbawa air hujan ke arah hilir.

Material dari erupsi Gunung Marapi berupa lahar dingin yang hanyut tersebut terbawa hingga menerjang tiga kabupaten yang berada di sekitarnya. Termasuk di antaranya yaitu Kabupaten Agam, Tanah Datar, Tanah Panjang, dan Padang Pariaman.

Sc: detik.com

DIES NATALIS HIMIKOM XXIII

HIMIKOM

 DIES NATALIS HIMIKOM XXIII


 Hari Pertama
 Minggu, 31 Maret 2024

            Acara pembukaan Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMIKOM) ke-XXIII dilaksanakan di Taman Wisata Mangrove Badhrika, yang berlokasi di JL. Jenggalu No.1, Bengkulu. Acara pembukaan Dies Natalis dimulai pukul 16.11 WIB mengalami keterlambatan selama 1 jam 1 menit dari jadwal yang seharusnya, dikarenakan menunggu kehadiran dari Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, Ibu Rasiana BR Saragih, S.Sos., M.Si. dan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Bapak Dr. Mas Agus Firmansyah, S.Sos., M.Si.

Acara pembukaan dipandu oleh Dwi Rahmansyah dan Dea Ratna Dilla sebagai Master of Ceremony (MC). Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HIMIKOM yang dipandu oleh Dini Hutagalung sebagai dirigen. Lalu acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an disertai saritilawah yang dipandu oleh Ikbal Maulana dan Gina Aprilia. Kemudian pembacaan doa yang dipandu oleh Ardiansyah Putra Pratama. Pukul 16.29 WIB acara dilanjutkan dengan laporan kegiatan dari Zulman Febriansyah selaku Ketua Panitia Dies Natalis ke-XXIII dan kata sambutan dari Muhamad Ravie selaku Ketua Umum HIMIKOM periode 2024 serta diikuti oleh kata sambutan dari Bapak Dr. Mas Agus Firmansyah, S.Sos., M.Si, selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan.

Pukul 16.43 WIB, acara dibuka secara resmi dengan pemotongan kue dan pemukulan dol secara simbolis oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, Ketua Panitia, dan Ketua Umum HIMIKOM periode 2024. Pukul 16.46 WIB, acara dilanjutkan dengan penampilan video ucapan selamat ulang tahun HIMIKOM ke-XXIII, lalu agenda Pembukaan Dies Natalis ditutup pukul 16.49 WIB.

Setelah istirahat dan salat selama 40 menit, acara dilanjutkan kembali pukul 17.31 WIB dengan pembukaan acara Buka Puasa Bersama yang dipandu oleh Dwiki Ilham Rizki Ramadhan dan Syafira Renata selaku Master of Ceremony. Lalu pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dipandu oleh Ikbal Maulana. Selanjutnya, pukul 17.36 WIB acara dilanjutkan laporan kegiatan oleh Bidang II PO sebagai penanggung jawab dari acara Buka Puasa Bersama yang disampaikan oleh Dice Hadi Sapitro selaku Ketua Panitia dan kata sambutan dari Muhamad Ravie selaku Ketua Umum HIMIKOM periode 2024 serta diikuti kata sambutan dari Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, Ibu Rasiana BR Saragih, S.Sos., M.Si.  Acara pembukaan ditutup dengan pembacaan doa pukul 17.50 WIB.

Pukul 17.51 WIB acara dipandu oleh Ayudia Martnice selaku moderator Kultum Islami dan penyampaian materi Kultum Islami mengenai “Niat” oleh Muhammad Raja Ghozi hingga pukul 18.15 WIB. Setelah kultum berakhir, selanjutnya buka puasa bersama dengan takjil lalu melaksanakan salat Magrib berjamaah. Kegiatan Buka Puasa Bersama dilanjutkan setelah salat Magrib berjamaah dengan sesi penyajian makanan yang diiringi dengan penampilan live music acoustic oleh Mahasiswa Ilmu Komunikasi, lalu diakhiri sesi foto bersama sebagai penutup acara.

Hari Kedua

Sabtu, 20 April 2024

            Hari kedua event Dies Natalis HIMIKOM ke-XXIII adalah Gathering Futsal yang dilaksanakan di Gedung Olahraga. Pembukaan Gathering Futsal dilaksanakan pukul 13.04 WIB, acara dibuka oleh Nur Fitria selaku Master of Ceremony kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HIMIKOM yang dipandu oleh Dian Alya Julianti sebagai dirigen. Pukul 13.09 WIB dilakukan pembacaan doa oleh M. Christiano. Lalu Muhammad Fauzan selaku Ketua Panitia memberikan laporan kegiatan pelaksanaan Gathering Futsal, diikuti dengan kata sambutan dari Isnu Pratama selaku Kepala Badan Olahraga. Pukul 13.16 WIB acara pembukaan diakhiri secara resmi melalui simbolis penendangan bola oleh Isnu Pratama selaku Kepala Badan Olahraga dan Muhammad Fauzan selaku Ketua Panitia Gathering Futsal.

            Pertandingan pertama dibuka antara angkatan 2023 vs 2022. Pertandingan pertama mengalami keterlambatan hingga pukul 13.43 WIB. Saat babak pertama, angkatan 2022 berhasil mencetak 2 gol yang dicetak oleh Aditya Anugrah. Babak kedua angkatan 2023 berhasil membalas kekalahan dengan 2 gol yang dicetak oleh Muhammad Ridwan dan Zulman Febriansyah sehingga skor akhir imbang 2-2.

            Pertandingan kedua dimulai pukul 14.28 WIB antara angkatan 2020 vs 2019. Dalam pertandingan ini, angkatan 2019 berhasil mengungguli angkatan 2020 dengan skor 5-2. Sadad Ali Aulabi dari angkatan 2019 menjadi bintang dengan mencetak 3 gol  di babak pertama, sementara Fuzzaitulloh Almuharromi berhasil mencetak 1 gol. Sedangkan dari angkatan 2020 Dharma Manggala Putra dan Arjun Rilen Effendi mencetak masing-masing 1 gol di babak pertama. Saat babak kedua, Arya Duta Saputra dari angkatan 2019 berhasil mencetak 1 gol, sehingga pertandingan kedua dimenangkan oleh angkatan 2019.

            Pertandingan ketiga dimulai pukul 15.02 WIB antara angkatan 2023 vs KFC. Angkatan 2023 berhasil mencetak 4 gol di babak pertama, terdiri dari 2 gol yang dicetak oleh oleh Hanif Alfajri, 1 gol yang dicetak oleh Zulman Febriansyah, dan 1 gol lainnya yang dicetak oleh Jopandu Ilham Prasetio. Sementara itu, tim KFC mencetak 2 gol oleh M. Fikri Rizki Akbar dan Muhammad Abiyyu di babak pertama. Tim KFC keluar sebagai pemenang dengan membalas di babak kedua menciptakan 4 gol oleh Akmal Dwi Septian, Muhammad Abiyyu, Faza Ikuandi, dan M. Bimo Agryan Pasha sehingga skor akhir 4-6 dimenangkan oleh tim KFC.

            Pertandingan keempat dimulai pukul 15.36 WIB antara angkatan 2022 vs Old Star. Tim Old Star berhasil mencetak 2 gol di babak pertama oleh Azzam Rabbani dan Abdi Wijaya. Saat babak kedua tim Old Star mencetak 3 gol yang dicetak oleh Robi Mahagam, Abdi Wijaya, dan Azzam Rabbani. Old Star menunjukkan dominasinya dengan mencetak 5 gol tanpa balasan dari angkatan 2022. Sehingga pertandingan berakhir dengan skor 0-5.

            Pertandingan kelima dimulai pukul 16.13 WIB antara angkatan 2020 vs Old Star. Babak pertama tim Old Star berhasil mencetak 2 gol oleh Abdi Wijaya dan Azzam Rabbani. Babak kedua angkatan 2020 berhasil mencetak 2 gol oleh Restu Wiandana dan M. Wahyu Ramadhan. Sementara itu, tim Old Star berhasil mencetak 3 gol tambahan, terdiri dari 2 gol yang berhasil dicetak oleh Abdi Wijaya dan 1 gol yang dicetak oleh Yozzi Handekara. Dengan demikian, pertandingan berakhir dengan skor 3-5 yang dimenangkan oleh tim Old Star.

            Pertandingan keenam dimulai pukul 16.49 WIB antara angkatan 2019 vs KFC. Babak pertama angkatan 2019 berhasil mencetak 1 gol oleh Faza Ikuandi, sedangkan tim KFC berhasil mencetak 2 gol oleh M. Bimo Agryan Pasha. Saat babak kedua angkatan 2019 berhasil mengungguli dengan mencetak 6 gol, terdiri dari 4 gol yang berhasil dicetak oleh Sadad Ali Aulabi, 1 gol yang dicetak oleh Jecho Gustian Althanio, dan 1 gol lainnya yang dicetak oleh Arya Duta Saputra. Sehingga pertandingan dimenangkan oleh angkatan 2019 dengan skor akhir 7-2.

            Pertandingan ketujuh dimulai pukul 16.49 WIB antara angkatan 2020 vs 2023. Saat babak pertama angkatan 2020 berhasil mencetak 5 gol, terdiri dari 2 gol yang dicetak oleh M. Wahyu Ramadhan, 1 gol yang dicetak oleh Arjun Rilen Effendi, 1 gol yang kembali dicetak oleh Restu Wiandana, dan 1 gol lainnya yang dicetak oleh Stevanus Kacaribu. Angkatan 2023 berhasil mencetak 2 gol oleh Zulman Febriansyah dan Muhammad Ridwan. Saat babak kedua angkatan 2020 kembali berhasil mengungguli dengan menciptakan 4 gol, terdiri dari 2 gol yang dicetak oleh Restu Wiandana dan 2 gol lainnya berhasil dicetak oleh Fachrul Prayoga. Sementara itu, angkatan 2023 mencetak 1 gol oleh Dwiki Ilham Rizki Ramadhan. Pertandingan ini merupakan pertandingan terakhir sekaligus menutup pelaksanaan hari pertama Gathering Futsal yang dimenangkan oleh angkatan 2020 dengan skor akhir 9-3.  

   

Hari Ketiga

Minggu, 21 April 2024

Hari ketiga event Dies Natalis HIMIKOM ke-XXIII masih dilanjutkan dengan Gathering Futsal. Hari kedua dimulai pukul 13.48 WIB antara angkatan 2023 vs 2019. Saat babak pertama angkatan 2019 berhasil mencetak 1 gol yang dicetak oleh Jecho Gustian Althanio. Saat babak kedua angkatan 2023 berhasil mencetak 1 gol yang dicetak oleh M. Christiano. Angkatan 2019 berhasil mencetak 7 gol, terdiri dari 2 gol yang dicetak oleh Fuzzaitulloh Almuharromi, 2 gol yang dicetak oleh Arya Duta Saputra, 1 gol yang dicetak oleh Imam Aji Rahmatullah Palangas, 1 gol baru yang dicetak oleh Jecho Gustian Althanio, dan 1 gol lainnya yang dicetak oleh Sadad Ali Aulabi. Pertandingan pertama ini dimenangkan oleh angkatan 2019 dengan skor akhir 1-8.

Pertandingan kedua dimulai pukul 14.42 WIB antara angkatan 2022 vs angkatan 2020. Saat babak pertama angkatan 2020 berhasil mencetak 3 gol yang dicetak oleh Arjun Rilen Effendi. Saat babak kedua angkatan 2020 kembali berhasil mencetak 6 gol, terdiri dari 2 gol yang dicetak oleh Arjun Rilen Effendi, 2 gol yang dicetak oleh Dharma Manggala Putra, 1 gol yang dicetak oleh M. Wahyu Ramadhan, dan 1 gol lainnya yang dicetak oleh Fachrul Prayoga. Pertandingan ini dimenangkan oleh angkatan 2020 dengan skor akhir 0-9.

Pertandingan ketiga dimulai pukul 15.11 WIB antara angkatan 2023 vs tim Old Star. Babak pertama Tim Old Star berhasil mencetak 5 gol, terdiri dari 2 gol yang dicetak oleh Abdi Wijaya, 1 gol yang dicetak oleh M. Wahyu Ramadhan, 1 gol yang dicetak oleh Fajri Abas, dan 1 gol lainnya yang dicetak oleh Robi Mahagam. Saat babak kedua angkatan 2023 mencetak 1 gol yang dicetak oleh Nandra Secco Sudarahman, sedangkan Tim Old star berhasil mencetak 4 gol oleh Abdi Wijaya dan Dimas Priansah yang masing-masing mencetak 2 gol. Pertandingan ini dimenangkan oleh tim Old Star dengan skor akhir 1-9.

Pertandingan keempat dimulai pukul 15.54 WIB antara angkatan 2022 vs KFC. Babak pertama, angkatan 2022 mencetak 1 gol yang dicetak oleh Aditya Anugrah. Selanjutnya tim KFC berhasil mencetak 5 gol, terdiri dari 4 gol yang dicetak oleh M. Bimo Agryan Pasha dan 1 gol yang dicetak oleh Muhammad Abiyyu. Saat babak kedua angkatan 2022 berhasil mencetak 1 gol yang dicetak oleh Arjun Rilen Effendi, sedangkan tim KFC berhasil mencetak 4 gol oleh M. Bimo Agryan Pasha. Pertandingan ini dimenangkan oleh tim KFC dengan skor akhir 2-9.

Pertandingan kelima dimulai pukul 16.27 WIB antara angkatan 2019 vs tim Old Star. Saat babak pertama angkatan 2019 berhasil mencetak 2 gol oleh Imam Aji Rahmatullah Palangas Imam dan Fuzzaitulloh Almuharromi yang masing-masing mencetak 1 gol. Tim Old Star berhasil mencetak 2 gol oleh Robi Mahagam dan Abdi Wijaya yang masing-masing mencetak 1 gol. Saat babak kedua angkatan 2019 berhasil mencetak 1 gol oleh Muhammad Abiyyu. Sehingga pertandingan ini dimenangkan oleh angkatan 2019 dengan skor akhir 3-2.

Pertandingan keenam dimulai pukul 17.02 WIB antara angkatan 2020 vs tim KFC. Saat babak pertama angkatan 2020 berhasil mencetak 2 gol yang dicetak oleh Dharma Manggala Putra. Sedangkan tim KFC juga berhasil mencetak 2 gol yang dicetak oleh M. Bimo Agryan Pasha. Saat babak kedua tim KFC berhasil mencetak 3 gol, terdiri dari 2 gol yang dicetak oleh M. Bimo Agryan Pasha dan 1 gol yang dicetak oleh Muhammad Abiyyu. Pertandingan ini dimenangkan oleh tim KFC dengan skor akhir 2-5.

Pertandingan ketujuh dimulai pukul 17.37 WIB antara angkatan 2022 vs 2019. Babak pertama angkatan 2019 berhasil mencetak 3 gol, terdiri dari 2 gol yang dicetak oleh Sadad Ali Aulabi dan 1 gol yang berhasil dicetak oleh Fuzzaitulloh Almuharromi. Angkatan 2022 juga berhasil mencetak 1 gol oleh Fachrul Prayoga. Babak kedua angkatan 2019 berhasil mencetak 3 gol oleh Fuzzaitulloh Almuharromi, Imam Aji Rahmatullah Palangas, dan Arya Duta Saputra yang masing-masing mencetak 1 gol.  Angkatan 2022 juga berhasil mencetak 1 gol oleh Muhammad Wahyu Ramadhan. Dengan demikian, pertandingan berakhir pukul 18.05 WIB yang dimenangkan oleh angkatan 2019 dengan skor akhir 6-2.

Pertandingan kedelapan sekaligus menjadi pertandingan terakhir, dimulai pukul 18.17 WIB antara tim KFC vs tim Old Star. Saat babak pertama tim Old Star berhasil mencetak 2 gol oleh Angga Adiguna dan Abdi Wijaya. Babak kedua tim KFC berhasil mencetak 4 gol, terdiri dari 2 gol yang dicetak oleh Arjun Rilen Effendi, 1 gol yang dicetak oleh M. Bimo Agryan Pasha, dan 1 gol lainnya dicetak oleh Septa Irwanto. Sedangkan tim Old Star berhasil mencetak 3 gol oleh Abdi Wijaya, Fajri Abas, dan Robi Mahagam yang masing-masing mencetak 1 gol. Pertandingan ini dimenangkan oleh tim Old Star dengan skor akhir 4-5.

Setelah pertandingan terakhir selesai, pukul 19.10 WIB dilaksanakan penutupan Gathering Futsal yang dibuka oleh Nur Fitria selaku Master of Ceremony, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HIMIKOM yang dipandu oleh Dian Alya Julianti sebagai dirigen. Lalu pukul 19.18 WIB, dilakukan pembacaan doa yang dipimpin oleh M. Christiano. Selanjutnya Muhammad Fauzan selaku Ketua Panitia memberikan laporan kegiatan Gathering Futsal, diikuti dengan penutupan gathering secara resmi oleh Kepala Badan Olahraga, Isnu Pratama Pukul 19.25 WIB. Kemudian acara dialihkan kepada Master of Ceremony non formal untuk pembagian hadiah hingga pukul 19.50 WIB.


Hari Keempat

Senin, 22 April 2024

Hari keempat event Dies Natalis ke-XXIII adalah kegiatan Seminar Keilmuan Komunikasi (SEKILAS) 2024 diselenggarakan di Gedung Theater (GTT) Taman Budaya Provinsi Bengkulu dan diikuti oleh mahasiswa aktif Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu dengan jumlah peserta sebanyak 95 orang. Acara pembukaan dimulai pukul 13.31 WIB yang dipandu oleh Afifah Nabila Rahmadhina sebagai Master of Ceremony. Dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars HIMIKOM yang dipandu oleh Dini Hutagalung sebagai dirigen. Acara dilanjutkan dengan penyampaian laporan kegiatan oleh Muhammad Bariq Taqiy selaku Ketua Panitia Seminar Keilmuan Komunikasi (SEKILAS) 2024, dan kata sambutan oleh Muhamad Ravie selaku Ketua Umum HIMIKOM periode 2024 serta Ibu Dr. Gushevinalti, S.Sos., M.Si. selaku dosen peralihan mata kuliah Komunikasi Antar Pribadi sekaligus membuka acara secara resmi. Lalu dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Muhammad Asvinco Hazim. Acara pembukaan Seminar Keilmuan Komunikasi (SEKILAS) 2024 ditutup dan langsung diserahkan kepada saudari Feyza Az Zahra selaku moderator yang akan memandu acara selanjutnya.

Pukul 13.57 WIB moderator melakukan bridging sembari menunggu pemateri naik ke atas panggung. Pemaparan materi disampaikan oleh saudara Meki Indo Manna, S.H. dimulai pukul 14.10 WIB hingga pukul 15.28 WIB. Setelah sesi pemaparan materi Ibu Dr. Gushevinalti, S.Sos., M.Si. membagikan pengalaman dan pandangannya terkait materi yang diberikan. Selanjutnya sesi tanya jawab terdapat 2 orang yang memberikan pertanyaan yaitu Dimas Ade Putra, dan Gina Aprillia. Dalam sesi ini panitia memberikan doorprize untuk 2 orang penanya dan Ibu Dr. Gushevinalti, S.Sos., M.Si. yang telah membagikan pandangannya. Kemudian pemateri memberikan pertanyaan kepada peserta dengan memberi 2 hadiah eksklusif kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan yaitu Richard dan Sinta Aviani. Selanjutnya  pengerjaan Post Test yang sudah disediakan oleh panitia dengan 3 orang peraih nilai tertinggi yaitu Nyimas Alda Nurfadilla, Rafiqoh Wahidah, dan Maya Phalerianti. Dilanjutkan dengan pembagian hadiah, sesi penyerahan sertifikat untuk pemateri, dan dokumentasi. Kemudian Ibu Dr. Gushevinalti, S.Sos. M.Si. memberikan pertanyaan kepada peserta yang berhasil dijawab oleh Irene Febyanti Floreshinta sekaligus menutup sesi penyampaian materi.

Pada pukul 16.34 WIB dilanjutkan dengan sosialisasi dari pihak sponsor  Wardah, setelah itu pembagian hadiah untuk peserta yang menggunakan produk Wardah yaitu Fara Fadila, Marina Chairun Nissa, dan Dea Ratna Dilla. Lalu pemateri memberikan pertanyaan kepada peserta dan berhasil dijawab oleh Tyas Laila Shar’e Wibowo, Shabirah Fadhlina Amini, dan Zulman Febriansyah. Dilanjutkan dengan foto bersama sekaligus penutupan acara Seminar Keilmuan Komunikasi (SEKILAS) 2024  oleh Afifah Nabila Rahmadhina selaku Master of Ceremony pukul 17.09 WIB.

Hari Kelima

Selasa, 23 April 2024

           Hari kelima event Dies Natalis ke-XXIII adalah kegiatan Pelatihan Desain dan Editing (DENTING) 2024 yang diselenggarakan di Gedung Theater (GTT) Taman Budaya Provinsi Bengkulu dan diikuti oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2022 dan 2023 Universitas Bengkulu dengan jumlah peserta sebanyak 115 orang. Acara pembukaan dimulai pukul 13.31 WIB yang dipandu oleh M. Raja Ghozi sebagai Master of Ceremony. Dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars HIMIKOM yang dipandu oleh Tesa Oktaviani sebagai dirigen. Acara dilanjutkan dengan penyampaian laporan kegiatan oleh Bima Asrullah selaku Ketua Panitia Pelatihan Desain dan Editing (DENTING) 2024, dilanjutkan dengan kata sambutan dari Muhamad Ravie selaku Ketua Umum HIMIKOM periode 2024 dan Ibu Rasiana BR Saragih, S.Sos., M.Si. selaku Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi sekaligus membuka acara secara resmi. Selanjutnya pembacaan doa yang dipimpin oleh Feddrick Trimas Putra. Acara pembukaan Pelatihan Desain dan Editing (DENTING) 2024 ditutup dan langsung diserahkan kepada saudara Muhammad Asvinco Hazim selaku moderator yang akan memandu acara selanjutnya.

           Pukul 14.29 WIB penyampaian materi oleh Nobi Saputra dimulai dan berakhir hingga pukul 14.45 WIB, diikuti oleh sesi tanya jawab terkait penyampaian materi seminar untuk 2 orang yakni Rafiqoh Wahidah dan Richard. Setelah itu peserta memasuki sesi praktik desain editing pukul 15.12 WIB, yang berakhir pukul 16.21 WIB. Sesudah praktik, sesi tanya jawab kembali diberikan untuk peserta dengan pertanyaan dari Ayudia Martnice, Firas Al Kindi, dan Utari Nadia. Dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari peserta, yakni Irene Febyanti Floreshinta dan Agil Fitria Nurjanah menandai berakhirnya sesi interaktif. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat dan hadiah kepada pemateri serta foto bersama pukul 16.33 WIB. Dengan demikian, seminar Pelatihan Desain dan Editing resmi ditutup pukul 16.36 WIB, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan pembicara.

 

Hari Keenam

Rabu, 24 April 2024

   Hari keenam event Dies Natalis HIMIKOM ke-XXIII adalah Fun Games yang dilaksanakan di Taman Remaja Kota Bengkulu. Acara dimulai pukul 16.05 WIB dipandu oleh Master of Ceremony non formal, Utari Nadia dan Olivia Diva Nabila yang menjelaskan aturan-aturan yang berlaku untuk perlombaan Fun Games. Selanjutnya, pukul 16.22 WIB persiapan dilakukan untuk memulai serangkaian perlombaan yang menghibur, terdiri dari tiga lomba menarik, yaitu estafet, bakiak, dan tarik tambang.

Pada pukul 16.32 WIB lomba estafet pun dimulai dengan seru, terdiri dari estafet botol, sarung, lalu makan kerupuk yang masing-masing tim beranggotakan 8 orang. Posisi pertama diraih oleh angkatan 2021 yang beranggotakan Dani Ramzi, M. Hanif Prasetya, M. Oktarianto, M. Faris Akbar, M. Wahyu Ramadhan, Fachrul Prayoga, M. Afdhal, dan M. Izzat Zulfi. Angkatan 2022 sebagai juara kedua yang beranggotakan Ferliza Khasarah, Alya Tri Septiyani, Dwi Afrilia Sahara, Pipin, Lola Afifah Karmelita, Anindya Viola Azzahra, Afifah Shalihah, dan Ayun Sundari. Disusul dengan angkatan 2023 sebagai juara ketiga yang beranggotakan Dian Alya Julianti, Nada Hafiyah, Richard, M. Fauzan, M. Raja Ghozi, M. Bariq Taqiy, Zulman Febriansyah, dan Meisya Nur Hafiza. Lomba berikutnya, yaitu lomba bakiak yang terdiri dari 5 orang untuk perwakilan masing-masing tim. Dalam lomba ini dimenangkan oleh angkatan 2022 sebagai juara pertama yang beranggotakan Berlian Dwiza Putra, Randy Pratama Asjon, Isnu Pratama, Muhammad Arif Muhrosi, dan Muhamad Ravie. Angkatan 2023 sebagai juara kedua yang beranggotakan M. Fauzan, Ardiansyah Putra Pratama, Yogie Hary Ayustia, M. Bariq Taqiy, dan Muhammad Ridwan. Disusul dengan angkatan 2021 sebagai juara ketiga yang beranggotakan M. Oktarianto, Dani Ramzi, M. Afdhal, M. Hanif Prasetya, dan M. Faris Akbar.

Selanjutnya lomba tarik tambang yang terdiri dari tarik tambang kategori putra dan putri dengan ketentuan setiap tim beranggotakan 7 orang. Pukul 17.15 WIB, dilaksanakan lomba tarik tambang kategori putri antara angkatan 2022 dan 2023 yang dimenangkan oleh tim angkatan 2023 dilanjutkan babak kedua juga berhasil dimenangkan oleh angkatan 2023. Kemudian pukul 17.25 WIB, lomba tarik tambang kategori putri antara angkatan 2021 dan 2022 dimulai. Dalam perlombaan ini, babak pertama dimenangkan oleh angkatan 2021, dilanjutkan dengan babak kedua dimana angkatan 2022 berhasil memenangkan putaran kedua dan ketiga. Dengan demikian pertandingan ini dimenangkan oleh angkatan 2022.

Pada pukul 17.43 WIB, lomba tarik tambang kategori putra antara angkatan 2022 dan 2023 dilaksanakan. Kemenangan diraih oleh angkatan 2022 setelah berakhirnya babak kedua. Pukul 18.00 WIB acara dilanjutkan dengan lomba terakhir untuk tarik tambang kategori putri yaitu babak final antara angkatan 2023 dan 2021 serta dimenangkan oleh angkatan 2023 setelah berhasil unggul dua babak yang beranggotakan Dea Ratna Dilla, Tyas Laila Shar'e Wibowo, Amalia Khairunnisa, Azzara Nabilla, Feyza Az-zahra, Shabirah Fadhlina A, dan Nova Julistira.

Pertandingan tarik tambang selanjutnya antara angkatan 2022 dan 2021 kategori putra saat babak pertama dimenangkan oleh angkatan 2021 pukul 18.06 WIB. Namun pukul 18.10 WIB, hasil akhir pertandingan dimenangkan oleh angkatan 2022. Seiring berjalannya waktu, pukul 18.12 WIB acara sempat dihentikan sementara untuk melaksanakan salat Magrib. Acara kembali dilanjutkan pukul 18.19 WIB dengan pertandingan terakhir antara angkatan 2023 dan 2021, pertandingan tarik tambang kategori putra ini akhirnya dimenangkan oleh angkatan 2021 setelah berhasil unggul 2 babak yang beranggotakan M. Izzat Zulfi, Dani Ramzi, M. Faris Akbar, Achmad Raditya Hibatillah, M. Hanif Prasetya, Fachrul Prayoga, dan M. Farras Abiyyu.

  Pada pukul 18.32 WIB, dilakukan sesi pembagian hadiah dengan menggunakan akumulasi nilai akhir. Juara pertama Fun Games diraih oleh angkatan 2022, diikuti oleh angkatan 2021 sebagai juara kedua, dan angkatan 2023 sebagai juara ketiga. Acara ditutup pukul 18.37 WIB dengan sesi foto bersama. Demikianlah, berakhirnya acara Fun Games yang penuh semangat dan keseruan ini, meninggalkan kenangan indah bagi seluruh peserta serta panitia yang terlibat.

 

Hari Ketujuh

Jum’at, 26 April 2024

          Hari ketujuh event Dies Natalis HIMIKOM ke-XXIII adalah E-sport yang dilaksanakan di Lesehan Kampar 10 Kota Bengkulu. Turnamen Pro Evolution Soccer (PES) diikuti oleh peserta yang berjumlah 18 orang. Dari jumlah tersebut 7 peserta mendaftar untuk dua tim/dua slot, sementara 11 orang lainnya mendaftar untuk 1 tim yang menjadikan keseluruhanya berjumlah 25 tim.

      Turnamen PES dimulai pukul 18.21 WIB. Pertandingan menggunakan sistem Home Away/Agregate, dengan durasi setiap pertandingan selama 9 menit. Saat babak awal, sistem permainan menggunakan BO 2 (Best Of Two) sedangkan pada babak 16 besar dan 8 besar menggunakan sistem BO 1 (Best Of One). Babak semifinal menggunakan sistem BO 2 dan pertandingan final menggunakan sistem BO 1.

           Saat babak penyisihan pertandingan 1, 2, dan 3 dimulai dengan BO 2 antara Muhamad Ravie vs Fachrul Prayoga yang akhirnya dimenangkan oleh Muhamad Ravie dengan skor 6-2 saat pertandingan pertama dan 1-2 saat pertandingan kedua sehingga skor akhir 7-4 dimenangkan oleh Muhamad Ravie. Selanjutnya pertandingan antara Gading Artsena vs Azzam Rafid Khairi, hasil pertandingan pertama seri dengan skor 3-3. Sedangkan saat pertandingan kedua Azzam Rafid Khairi berhasil mengungguli dengan skor 1-0 sehingga skor keseluruhan 4-3 dimenangkan oleh Azzam Rafid Khairi. Lalu pertandingan antara M. Christiano B vs Bagas Pratama B. Saat pertandingan pertama, Bagas Pratama B berhasil unggul dengan skor 0-1 sedangkan saat pertandingan kedua skor 2-1 sehingga skor keseluruhan 2-2, dilanjutkan dengan adu penalti yang dimenangkan oleh M. Christiano B dengan skor 3-0.

        Selanjutnya pertandingan ke 3, 4, dan 5 antara Radit vs Salman Baity Tomimi B pertandingan pertama seri dengan skor 2-2. Sedangkan saat pertandingan kedua Salman Baity Tomimi B berhasil mengungguli dengan skor 1-3 sehingga skor akhir 5-3 dimenangkan oleh Salman Baity Tomimi Baity Tomimi B. Selanjutnya pertandingan antara Jopandu Ilham Prasetio A dan Muhammad Arif Muhrosi menunjukkan hasil saat pertandingan pertama seri dengan skor 1-1. Sedangkan pertandingan kedua berakhir dengan skor 3-3 sehingga dilanjutkan dengan adu penalti yang dimenangkan oleh Muhammad Arif Muhrosi dengan skor 2-3. Lalu pertandingan antara Isnu Pratama A dan Deo Surya Anjaya menunjukkan hasil pertandingan pertama seri dengan skor 3-3. Sedangkan pertandingan kedua Isnu Pratama A berhasil mengungguli dengan skor 1-2 sehingga skor akhir 4-5.

         Kemudian dilanjutkan dengan pertandingan ke 6, 7, dan 8. Antara Dwiki Ilham Rizki Ramadhan dan M. Faris Akbar, pertandingan pertama dimenangkan oleh M. Faris Akbar dengan skor 1-2. Sedangkan hasil pertandingan kedua adalah seri dengan skor 1-1 sehingga skor keseluruhan 3-2 yang dimenangkan oleh M. Faris Akbar. Setelah itu pertandingan antara Muhammad Ridwan dan Bagas Pratama, menunjukkan hasil pertandingan pertama seri dengan skor 1-1. Sedangkan pertandingan kedua Muhammad Ridwan berhasil mengungguli dengan skor 3-0 sehingga skor akhir 4-1 dan dimenangkan oleh Muhammad Ridwan. Kemudian pertandingan antara Fachrul Prayoga B dan Zulman Febriansyah, pertandingan pertama dimenangkan oleh Zulman Febriansyah. Sedangkan pertandingan kedua Fachrul Prayoga B berhasil mengungguli  dengan skor 2-0,  sehingga skor akhir 2-1 dan dimenangkan oleh Fachrul Prayoga B.

           Sistem yang digunakan saat babak 16 besar adalah BO 1. Pertandingan 1, 2, dan 3 antara Salman Baity Tomimi A dan Muhamad Ravie A seri dengan skor 1-1, sehingga dilanjutkan dengan adu penalti dengan skor 2-1 yang dimenangkan oleh Salman. Pertandingan berikutnya  antara Azzam Rafid Khairi dan M. Christiano B yang dimenangkan oleh M. Christiano dengan skor 4-0. Kemudian pertandingan antara Isnu Pratama B dan Salman Baity Tomimi B yang akhirnya dimenangkan oleh Salman Baity Tomimi B dengan skor 2-1.

        Dilanjutkan babak 16 besar dengan pertandingan 4, 5, dan 6 antara Muhammad Arif Muhrosi dan Saka Arsyanda dimenangkan oleh Saka Arsyanda dengan skor 1-0. Selanjutnya pertandingan antara Zaidan dan Isnu Pratama A seri dengan skor 2-2 sehingga dilanjutkan adu penalti dengan skor 3-2 yang dimenangkan oleh Zaidan. Lalu pertandingan berikutnya antara M. Christiano A dan M. Faris Akbar dimenangkan oleh M. Christiano A dengan skor 3-0. Dilanjutkan pertandingan antara Muhamad Ravie B dan Muhammad Ridwan menunjukkan hasil yang seri dengan skor 2-2, sehingga dilanjutkan dengan adu penalti dengan skor 4-3 yang dimenangkan oleh Muhamad Ravie B. Kemudian pertandingan antara Jopandu Ilham Prasetio B dan Fachrul Prayoga B, yang akhirnya dimenangkan oleh Jopandu Ilham Prasetio B dengan skor 3-1.

           Pada babak 8 besar tetap menggunakan sistem BO 1. Pertandingan 1, 2, 3, dan 4 antara Salman Baity Tomimi A dan M. Christiano B, dimenangkan oleh M. Christiano B dengan skor 5-1. Lalu antara Salman Baity Tomimi B dan Saka Arsyanda, dimenangkan oleh Salman Baity Tomimi B dengan skor 6-0. Kemudian pertandingan antara Zaidan dan M. Christiano A, dimenangkan oleh M. Christiano A dengan skor 5-0. Lalu  pertandingan antara Muhamad Ravie B dan Jopandu Ilham Prasetio B, dimenangkan oleh Jopandu Ilham Prasetio B dengan skor 2-0.

         Sistem yang digunakan saat babak semifinal adalah BO 2. Pertandingan pertama antara M. Christiano B dan Salman Baity Tomimi B, menunjukkan hasil seri dengan skor 2-2. Sedangkan saat pertandingan kedua seri dengan skor 5-5 sehingga dilanjutkan dengan adu penalti dengan skor akhir 5-4. Dilanjutkan pertandingan antara M. Christiano A dan Jopandu Ilham Prasetio B, saat pertandingan pertama dimenangkan oleh M. Christiano A dengan skor 2-1. Sedangkan pertandingan kedua  Jopandu Ilham Prasetio B berhasil mengungguli dengan skor 3-1 hingga skor akhir keseluruhan 4-3 dan dimenangkan oleh Jopandu Ilham Prasetio B. Perebutan juara 3 antara Salman Baity Tomimi B dan M. Christiano A, dimenangkan oleh M. Christiano A dengan skor 2-1. Selanjutnya pertandingan final menggunakan BO 1 dengan waktu 12 menit antara M. Christiano B dan Jopandu Ilham Prasetio B, akhirnya dimenangkan oleh M. Christiano B dengan skor 4-3 sehingga Jopandu Ilham Prasetio B berhak mendapatkan posisi juara kedua. Acara ditutup pukul 23.12 WIB.

 

Hari Kedelapan

Sabtu, 27 April 2024

Hari kedelapan event Dies Natalis HIMIKOM ke-XXIII adalah lomba E-sport Mobile Legend: Bang Bang yang dilaksanakan di Lesehan Kampar 10 dan dimulai pukul 18.41 WIB, terjadi keterlambatan dari waktu yang seharusnya mulai pukul 16.00 WIB dikarenakan menunggu kehadiran peserta lomba. Lomba E-sport Mobile Legends ini diikuti oleh 7 tim, yaitu: EZ KATO UBER, OS (ONE STUCK), COM 23, TUKANG NEKAN, MESIN TUO, RANDOM PEOPLE, dan UNDERDOGS ISPROT. Dalam pertandingan ini, panitia menggunakan bagan Upper Lower Bracket dengan sistem pertandingan BO 3 (Best Of Three) untuk babak penyisishan.

Game pertama dimulai pukul 18.41 WIB dengan melangsungkan 3 pertandingan sekaligus. pertandingan antara EZ KATO UBER vs OS (ONE STUCK). Pertandingan ini berlangsung dalam 2 match yang akhirnya dimenangkan oleh EZ KATO UBER dengan skor akhir 2-0. Juga dimulai pertandingan antara COM 23 vs TUKANG NEKAN. Pertandingan ini berlangsung dalam 2 match yang dimenangkan oleh COM 23 dengan skor akhir 2-0. Dan juga dimulai pertandingan antara MESIN TUO vs RANDOM PEOPLE. Pertandingan berlangsung dalam 2 match yang dimenangkan oleh MESIN TUO dengan skor akhir 2-0.

Game selanjutnya dilanjutkan dengan satu pertandingan bagan lower dan dua pertandingan bagan upper. Bagan lower dimulai pukul 19.58 WIB dengan pertandingan antara TUKANG NEKAN vs RANDOM PEOPLE. Pertandingan  ini berlangsung dalam 2 match yang dimenangkan oleh RANDOM PEOPLE dengan skor akhir 2-0. Juga dimulainya bagan upper dengan pertandingan antara UNDERDOGS ISPROT vs EZ KATO UBER. Pertandingan ini berlangsung dalam 2 match yang dimenangkan oleh EZ KATO UBER dengan skor akhir 2-0. Kemudian dimulai pertandingan antara COM 23 vs MESIN TUO. Pertandingan ini berlangsung dalam 2 match yang dimenangkan oleh MESIN TUO dengan skor akhir 2-0.

Game selanjutnya dilanjutkan dengan dua pertandingan lower dan satu pertandingan upper dimulai pukul  WIB dengan pertandingan antara COM 23 vs OS (ONE STUCK). Pertandingan ini berlangsung dalam 2 match yang dimenangkan oleh COM 23 dengan skor akhir 2-0. Kemudian pertandingan antara UNDERDOGS ISPROT vs RANDOM PEOPLE yang berlangsung dalam 3 match yang dimenangkan oleh RANDOM PEOPLE dengan skor akhir 2-1. Dan juga dilanjutkan bagan upper antara EZ KATO UBER vs MESIN TUO. Pertandingan ini berlangsung dalam 2 match yang dimenangkan oleh MESIN TUO dengan skor akhir 2-0.

Pukul 22.49 WIB, pertandingan terakhir bagan upper dimulai antara COM 23 vs RANDOM PEOPLE. Pertandingan ini berlangsung dalam 3 match yang dimenangkan oleh COM 23 dengan skor akhir 2-1, sekaligus menutup perlombaan E-sport Mobile Legends untuk hari pertama. Lomba E-sport Mobile Legends: Bang Bang ini selesai pukul 23.47 WIB dan dilanjutkan keesokan harinya.

  

Hari Kesembilan

Minggu, 28 April 2024

Hari kedelapan event Dies Natalis HIMIKOM ke-XXIII adalah lomba E-sport Mobile Legends: Bang Bang hari kedua yang masih dilaksanakan di Lesehan Kampar 10 yang dimulai pukul 17.43 WIB. Terjadi keterlambatan dikarenakan menunggu kedatangan peserta yang akan bermain. Game pertama dimulai pukul 17.43 WIB, sekaligus menjadi pertandingan semifinal untuk lomba E-sport Mobile Legends: Bang Bang 2024. Pertandingan antara COM 23 vs EZ KATO UBER. Pertandingan ini berlangsung dalam 3 match dengan sistem BO 5 (Best Of Five) yang akhirnya dimenangkan oleh EZ KATO UBER dengan skor akhir 3-0. Pertandingan selanjutnya dimulai pukul 19.30 WIB dan menjadi game final sekaligus pertandingan penutup untuk perlombaan E-sport Mobile Legends: Bang Bang 2024. Pertandingan dimulai antara MESIN TUO vs EZ KATO UBER. Berlangsung dalam 4 match dengan sistem BO 5 yang akhirnya dimenangkan oleh MESIN TUO dengan skor akhir 3-1. Acara perlombaan E-sport Mobile Legends: Bang Bang 2024 ditutup pukul 21.01 WIB. 

     

   Hari Kesepuluh     

Selasa, 30 April 2024

         Hari kesepuluh event Dies Natalis HIMIKOM ke-XXIII adalah acara seni bertajuk “Art Nightyang dilaksanakan di Kedai Kerabat kota Bengkulu. Acara dibuka pukul 19.30 WIB oleh Richard dan Nur Fitria selaku Master of Ceremony. Saat kegiatan melukis dan meronce berlangsung, diiringi nyanyian oleh band dari angkatan 2023 yang memberikan nuansa musik yang meriah sepanjang acara. Selain itu pukul 19.46 WIB dilanjutkan dengan sosialisasi dari pihak sponsor yakni Wardah dan pembagian hadiah kepada peserta yang menggunakan produk Wardah serta pemateri memberikan pertanyaan kepada peserta yang dihadiahkan produk Wardah.

         Kegiatan melukis dan meronce berlangsung dengan lancar, lalu setelah band dari angkatan 2023 berakhir kegiatan disertai dengan siaran langsung oleh penyiaran yang menampilkan playlist musik yang menarik bagi para peserta dan penonton. Pukul 21.33 WIB Isnu Pratama, Muhammad Arif Muhrosi, dan Rizqullah Mu'ammar Rafii' melakukan siaran live podcast yang memberikan wawasan serta pandangan seputar seni dan olahraga.

       Selanjutnya pukul 22.22 WIB, dilakukan penyerahan hadiah untuk kategori Best Costum sebagai rangkaian acara Art Night kepada M. Bariq Taqiy sebagai pemenang kategori pria dan Naura Putri Fajriah sebagai pemenang kategori wanita. Acara Art Night ditutup pukul 22.44 WIB oleh Richard dan Nur Fitria selaku Master of Ceremony, dengan harapan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi para mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam mengembangkan bakat seni dan kreativitas mereka.

Hari Kesebelas

Sabtu, 4 Mei 2024

         Malam Puncak “Action Night” Dies Natalis HIMIKOM ke-XXIII diselenggarakan di Hotel Putri Gading. Acara seharusnya mulai pukul 19.30 WIB dikarenakan persiapan panitia dan menunggu kedatangan anggota band angkatan yang akan tampil. Acara dimulai pukul 19.52 WIB dengan pembukaan secara formal oleh Dwi Rahmansyah dan Dea Ratna Dilla selaku Master of Ceremony, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah oleh Ikbal Maulana dan Gina Aprilia pukul 19.56 WIB. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HIMIKOM yang dipandu oleh Dini Hutagalung sebagai dirigen. Selanjutnya pukul 20.03 WIB, Zulman Febriansyah selaku Ketua Panitia Dies Natalis HIMIKOM ke-XXIII menyampaikan laporan kegiatan. Dilanjutkan dengan kata sambutan dari Kepala Jurusan Ilmu Komunikasi, Ibu Rasiana BR Saragih, S.Sos., M.Si. sekaligus membuka acara “Action Night” secara simbolis dengan pemukulan dol. Pukul 20.20 WIB pembukaan secara formal ditutup oleh Dwi Rahmansyah dan Dea Ratna Dilla, diikuti dengan penampilan video ucapan selamat ulang tahun untuk HIMIKOM dan pembacaan doa.

          Pukul 20.34 WIB, Nandra Secco Sudarahman dan Nafta Zalfa Tsabita selaku Master of Ceremony non formal memandu jalannya acara. Acara dimulai dengan pengumuman seluruh pemenang lomba yang diadakan dalam Dies Natalis HIMIKOM ke-XXIII. Seluruh pemenang dari rangkaian perlombaan yang diadakan diberikan sertifikat dan bingkisan sebagai bentuk penghargaan. Selanjutnya, pukul 21.21 WIB adalah penampilan band dari angkatan 2023, dengan nama The Position yang membawakan 3 lagu. Lalu dilanjutkan oleh band angkatan 2021 yang juga membawakan 3 lagu dengan nama Band Menthol. Dilanjutkan pukul 22.04 WIB,  dengan guest star pertama yaitu Band JOKESTER yang membawakan 4 lagu. Dilanjutkan dengan penampilan Band Blur Tapes yang membawakan 4 lagu. Selanjutnya, guest star terakhir yaitu Bakardi yang membawakan 5 lagu. Pukul 23.59 WIB, Band Menthol kembali tampil dengan membawakan lagu khusus, lagu HIMIKOM Ku sekaligus menjadi penutup penampilan band Action Night Dies Natalis ke-XXIII. Acara ini ditutup pukul 00.11 WIB keesokan harinya.