BASKOM
ONLINE| 13 APRIL 2026| MARIA MEILANY LUMBANTORUAN
Peristiwa
tragis terjadi saat ujian praktik sains di sebuah SMP di Kabupaten Siak, Riau.
Seorang siswa kelas IX meninggal dunia setelah alat yang ia buat sendiri
meledak saat diperagakan di lingkungan sekolah.
Insiden
itu berlangsung pada pagi hari sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, para siswa
sedang menjalani ujian praktik mata pelajaran IPA secara berkelompok. Korban
bersama timnya menampilkan sebuah alat berbentuk senapan yang dibuat
menggunakan teknologi 3D printer.
Sebelum
melakukan demonstrasi, korban sempat meminta teman-temannya untuk menjauh dari
lokasi percobaan. Namun, ketika alat tersebut dioperasikan, tiba-tiba terjadi
ledakan cukup kuat yang disertai asap tebal.
Ledakan
tersebut membuat bagian alat pecah dan serpihannya terpental ke berbagai arah.
Beberapa bagian mengenai area sekitar, termasuk dinding bangunan. Nahas,
serpihan keras menghantam wajah dan kepala korban hingga menyebabkan luka
serius. Korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan
medis. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Dari
hasil temuan awal, petugas menemukan sejumlah material di lokasi kejadian. Di
antaranya komponen plastik hasil cetakan 3D, potongan logam, serta sisa bubuk
yang diduga menjadi pemicu ledakan. Barang bukti tersebut telah diamankan dan
akan diuji lebih lanjut di laboratorium forensik untuk mengetahui penyebab
pasti kejadian.
Pihak
kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam. Fokus utama adalah memastikan
apakah ada unsur kelalaian atau faktor lain yang menyebabkan insiden tersebut.









