BASKOM BULETIN EDISI 9, 16 JULI 2026

HIMIKOM

 



Clash of Champions Season 3 Kembali Panaskan Media Sosial

HIMIKOM

 


BASKOM ONLINE| 15 JULI 2026| AGHA KHANUM

BENGKULU - Program kompetisi akademik Clash of Champions Season 3 yang diselenggarakan oleh Ruangguru kembali memicu perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Game show edukasi ini sukses menarik perhatian publik lantaran mempertemukan puluhan mahasiswa berprestasi dari universitas ternama, baik dalam maupun luar negeri.

Clash of Champions Season 3 menghadirkan 79 peserta. Para peserta berasal dari berbagai kampus ternama di Indonesia, seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, serta dari sejumlah perguruan tinggi luar negeri seperti National University of Singapore, Nanyang Technological University, University of Oxford, Harvard University, dan beberapa kampus bergengsi lainnya. Selain itu, peserta dari sekolah kedinasan juga turut ambil bagian, termasuk Universitas Pertahanan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, serta Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN).


Dalam kompetisi tersebut, para peserta diuji melalui berbagai tantangan yang mengasah kemampuan berpikir mereka, mulai dari matematika, hafalan, logika, hingga kemampuan menyusun strategi. Peserta tidak hanya dituntut pandai dalam pengetahuan akademik, tetapi juga mampu mengambil keputusan dengan cepat dalam situasi penuh tekanan. Popularitas Clash of Champions meningkat setelah potongan video dari acara tersebut dibagikan di berbagai platform media sosial. Banyak netizen tertarik karena konsep acara yang menghadirkan suasana kompetisi akademik dengan tampilan yang tidak biasa.


Selain menjadi hiburan, acara ini juga mendapat perhatian karena dianggap mampu menunjukkan sisi positif dunia pendidikan. Kehadiran mahasiswa berprestasi dalam acara tersebut dinilai dapat memberikan motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengejar prestasi. Tidak hanya menampilkan persaingan antar peserta, Clash of Champions juga memperlihatkan perjalanan setiap mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan. Setiap babak dalam kompetisi menghadirkan situasi yang menguji ketelitian, kerja sama, serta kemampuan peserta dalam mempertahankan fokus di tengah tekanan pertandingan.


Antusiasme masyarakat terhadap acara ini terlihat dari banyaknya perbincangan mengenai peserta maupun tantangan yang diberikan. Beberapa peserta bahkan menjadi sorotan karena latar belakang pendidikan dan berbagai pencapaian yang telah mereka raih sebelum mengikuti kompetisi tersebut. Kehadiran Clash of Champions menjadi salah satu contoh bagaimana konsep pendidikan dapat dikemas dengan pendekatan yang lebih modern dan dekat dengan generasi muda. Melalui perpaduan antara kompetisi akademik dan hiburan, acara ini berhasil menarik perhatian masyarakat yang sebelumnya kurang tertarik dengan tayangan bertema pendidikan.

Aksi Penusukan Dipicu Cekcok Saat Mabuk, Pelaku Berhasil Dibekuk Aparat

HIMIKOM

 


BASKOM ONLINE| 14 Juli 2026| Areska Anjelina

BENGKULU  –  Dilansir dari rbtv, tim Satreskrim Polres Bengkulu Utara berhasil meringkus pelaku penikaman yang melukai empat pemuda di Lapangan Alun – Alun Rajo Malim Paduko, Arga Makmur. Insiden tersebut terjadi saat puncak acara hiburan rakyat dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Bengkulu Utara pada Rabu malam, 8 Juli 2026. Pelaku berinisial AP (21), warga Desa Lubuk Banyau, Kecamatan Padang Jaya, berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian berlangsung.

Penangkapan ini diumumkan langsung oleh Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali, dalam konferensi pers di Mapolres Bengkulu Utara pada Jumat (10/7). Ia didampingi oleh Kasat Reskrim, AKP Alvan Dellano.

”Pelaku sudah kami amankan. Dari hasil pemeriksaan, peristiwa ini dipicu cekcok mulut antara pelaku dan korban. Saat kejadian, pelaku juga dalam kondisi mabuk setelah mengonsumsi obat jenis Komix secara berlebihan," ujar AKBP Bakti Kautsar Ali.

Menurut Kapolres, hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa aksi penikaman bermula dari cekcok mulut antara pelaku dan para korban di tengah keramaian acara hiburan rakyat tersebut. Yang menarik, pelaku diketahui dalam kondisi mabuk usai mengonsumsi obat batuk jenis Komix secara berlebihan saat peristiwa terjadi.

Dalam proses pengungkapan kasus, penyidik telah memeriksa enam orang saksi. Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya satu bilah pisau yang diduga digunakan pelaku untuk melukai korban, satu set pakaian milik pelaku, serta empat set pakaian milik masing-masing korban.

Atas perbuatannya, AP kini dijerat Pasal 466 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Proses penyidikan disebut masih terus berjalan di Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Bengkulu Utara. Kapolres mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Empat pemuda asal Desa Gunung Selan yang menjadi korban dalam insiden ini dilaporkan sudah dalam kondisi stabil. Kapolres bahkan mengaku telah menjenguk langsung para korban di rumah sakit dan memastikan mereka masih menjalani perawatan medis.

“Untuk keempat korban sudah saya kunjungi langsung saat di rumah sakit. Alhamdulillah kondisi semuanya sudah stabil dan masih dalam perawatan,” tandas Kapolres.