Pelathan Manajemen Organisasi (PMO) yang diadakan oleh bidang PO (Pengembangan Oragnisasi) HIMIKOM . acara pembukaan ini dihadiri oleh beberapa pengurus HIMIKOM peiode 2015,
ketua umum HIMIKOM periode 2015 Lois Gencayo, serta panitia dan peserta PMO
tahun 2015. Setelah ketua umum membuka acara secara resmi kegiatan PMO
dilanjutkan dengan penyampaian materi, namun ada perubahan susunan materi pada
kegiatan PMO tahun ini yaitu Materi Kepemimpinan yang seharusnya menjadi materi
yang disampaiakan pertama kali diubah menjadi materi kedua dan digantikan
dengan materi Manajemen Organisasi yang seharusnya merupakan materi kedua.
Materi Manajemen Organisasi disampaikan oleh salah
seorang mahasiswa Universitas Bengkulu John Saputra, materi ini disampaiakan
mulai pukul 08.15-10.00 WIB setelah materi habis panitia memberikan beberapa
pertanyaan untuk para peserta dengan tujuan mengetahui apakah para peserta
memahami materi yang disampaiakan. Pos test yang diberikan juga merupakan salah
satu penilaian untuk pemilihan putra putri serta peserta terbaik PMO tahun
2015. Materi kedua yaitu materi kepemimpinan berlangsung tidak sesuai dengan
jadwal pada rundown acara, hal ini karena pemateri yang ditunjuk masih mengisi
materi PMO pada jurusan lain sehingga materi kepemimpinan dimulai pada pukul
10.25 WIB. Materi kepemimpinan ini disampaikan oleh Presiden Mahasiswa
Universitas Bengkulu tahun 2015 Saubarian Opta Yanda, materi kepemimpinan
berakhir sesuai dengan rundown acara yaitu pada pukul 12.10 WIB serta langsung
dilanjutkan dengan Pos test pada pukul 12.10-12.20 WIB. Setelah peserta mengumpulkan
jawaban atas post test yang diberikan peserta diarahkan untuk makan siang serta
sholat dan istirahat hingga pukul 12.50 WIB. Materi Administrasi surat menyurat
dimulai pada pukul 01.00-14.50 WIB, materi ini disampaiakn oleh salah seorang
mahasiswi ilmu
komunikasi Liona Aprisof yang menekankan pada materi susunan pembuatan surat
menyurat. Setelah materi disampaikan acara kembali dilanjutkan dengan pot test
yang diberikan oleh panitia. Setelah itu para peserta dipersilahkan untuk
menunaikan sholat ashar serta istirahat sembari menunggu materi selanjutnya.
Pukul 15.30-16.30 WIB materi Sidang disampaikan oleh Juanda yang merupakan
salah seorang mahasiswa Universitas Bengkulu, setelah itu kegiatan dilanjutkan
dengan praktek sidang yang dimulai pada pukul 17.10-18.10 WIB para peserta
sangat antusias saat melakukan praktek sidang yang diarahkan oleh pemateri
setelah praktek sidang dilakukan acarapun berakhir dan dilanjutkan dengan acara
penutupan serta pemilihan putra putri serta peserta tebaik PMO 2015, terpilih
sebagai putra PMO 2015 Hartanto serta Yeni Kartika sebagai Putri PMO
2015 dan sebagai peserta terbaik dalam acara PMO tahun 2015. Setelah acara
ditutup secara resmi oleh Ketua Umum HIMIKOM para pesertapun diperkenankan
untuk pulang kerumah masing-masing.
event
HIMIKOM kembali mengadakan Acara yang besar yang dinaungi Badan CIPHO (Cinematografi & fotografi) yang
dilaksanakan di Aula MEGAMALL Kota Bengkulu. acara
diawali dengan rechecking peserta
yang dimulai dari pukul 09.00 hingga 10.00
WIB mengalami keterlambatan dikarenakan menunggu peserta workshop fotography datang. Acara dimulai dengan pembukaan yang
dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB hingga 10.30 WIB yang dipandu oleh Puput Ika
Fitri. Pukul 10.30 Wib sampai dengan pukul 12.00 WIB materi pertama tentang
street fotography yang disampaikan oleh "Enggus Fatriyadi". Setelah penyampaian
materi selesai, dilanjutkan dengan praktek ke pasar-pasar tradisional yang
terdapat di luar Aula Mega Mall. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan
di damping oleh panitia pada pukul 12.00 WIB sampai dengan 12.30 WIB. Pada
pukul 12.30 sampai dengan pukul 13.00 agenda selanjutnya yaitu koreksi foto
oleh pemateri Enggus Fatriyadi, foto yang dikoreksi adalah foto-foto yang
diambil peserta pada saat praktek. Setelah koreksi foto selesai maka
berakhirlah materi pertama dan penyerahan kenang-kenangan kepada pemateri yaitu
berupa pelakat.
HIMIKOM
11:21 PM
HIMIKOM kembali mengadakan Acara yang besar yang dinaungi Badan CIPHO (Cinematografi & fotografi) yang
dilaksanakan di Aula MEGAMALL Kota Bengkulu. acara
diawali dengan rechecking peserta
yang dimulai dari pukul 09.00 hingga 10.00
WIB mengalami keterlambatan dikarenakan menunggu peserta workshop fotography datang. Acara dimulai dengan pembukaan yang
dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB hingga 10.30 WIB yang dipandu oleh Puput Ika
Fitri. Pukul 10.30 Wib sampai dengan pukul 12.00 WIB materi pertama tentang
street fotography yang disampaikan oleh "Enggus Fatriyadi". Setelah penyampaian
materi selesai, dilanjutkan dengan praktek ke pasar-pasar tradisional yang
terdapat di luar Aula Mega Mall. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan
di damping oleh panitia pada pukul 12.00 WIB sampai dengan 12.30 WIB. Pada
pukul 12.30 sampai dengan pukul 13.00 agenda selanjutnya yaitu koreksi foto
oleh pemateri Enggus Fatriyadi, foto yang dikoreksi adalah foto-foto yang
diambil peserta pada saat praktek. Setelah koreksi foto selesai maka
berakhirlah materi pertama dan penyerahan kenang-kenangan kepada pemateri yaitu
berupa pelakat.
Pukul 13.00 sampai dengan pukul 14.30 dilanjutkan
dengan ISHOMA (istirahat, sholat dan makan) peserta di persilahkan untuk
melaksanakan sholat zuhur dan makan siang berupa nasi kotak yang telah
disediakan oleh panitia, sembari melihat pameran fotography dan penampilan
akustik dari Band Eldentics dan Package Holiday.
Agenda selanjutnya yaitu materi kedua yaitu prawedding yang di sampaikan oleh "Boedy
Abenk", pukul 14.30 sampai dengan 16.00, peserta di persilahkan untuk
menyampaikan pertanyaan kepada pemateri mengenai materi fotografi yang belum di
ketahui atau yang belum di pahami. Pada pukul 16.00 WIB sampai dengan 17.00
peserta melakukan praktek prawedding yang bertempatan di sekitar Gedung J
Universitas Bengkulu dengan mengendarai kendaraan masing-masing dikarenakan
setelah agenda ini akan langsung diadakan penutupan. Pukul 17.00 WIB sampai
dengan 17.30 WIB acara terakhir yaitu penutupan, acara penutupan di pandu oleh
Puput Ika Fitri sekaligus penyerahan kenang-kenangan kepada pemateri berupa
pelakat dan pembagian sertifikat, stiker, kepada peserta yang telah
berpartisipasi di dalam acara Workshop dan Pameran Fotography ini.
event
HIMIKOM
8:14 PM
Communication
Cinematography Community, atau lebih dikenal mahasiswa dengan sebutan COMMA, kembali mengadakan acara
pemutaran dan diskusi film. Terdapat dua genre
film dengan isu sosial yang diputar dalam acara ini. Pertama, film bergenre dokumenter dengan judul “Sisa-Sisa Kehidupan”, dan film kedua bergenre fiksi yang berjudul “Binder” .Dua film yang ditayangkan
tersebut, merupakan hasil produksi Comma tahun
ini. Acara tersebut digelar pada 18 desember 2015, di salah satu kedai yang
berada tak jauh dari kampus Universitas Bengkulu.
Pemutaran film tersebut, dihadiri puluhan mahasiswa
Ilmu Komunikasi dan Jurnalistik Universitas Bengkulu. Selain itu, hadir pula
beberapa komunitas film indie Bengkulu yang hadir menyampaikan kritikan
terhadap hasil karya Comma yang
ditayangkan.
Seluruh yang hadir pada malam itu, mengapresiasi karya
Comma karena telah mengangkat isu
sosial menjadi materi utama dalam sajian film mereka. Seperti film sisa-sisa
kehidupan yang bergenre dokumenter. Dalam film tersebut, Comma mengulik kesadaran masyarakat tentang kepedulian terhadap penanganan sampah yang
masih rendah. Sama halnya dengan film sisa-sisa kehidupan, film kedua produksi
comma yang berjudul binder turut mendapat apresiasi cukup tinggi dari para
penonton.
Rhidho Adhityo selaku Jendral Comma 2015 mengungkapkan, ingin menyebarkan pesan moral kepada
masyarakat melalui film yang dapat diterima oleh semua kalangan. “Semangat kami
menghasilkan karya adalah untuk menyadarkan kepada masyarakat bahwa ada
masalah-masalah sosial yang tidak disadari namun berdampak besar.”
Sementara itu, salah satu penonton yang juga menjabat
sebagai ketua badan penyiaran himpunan mahasiswa ilmu komunikasi universitas
Bengkulu, Danu hardi mengungkapkan. Film yang ditampilkan sudah mewakili
permasalahan yang dialami masyarakat, khususnya mahasiswa saat ini. “Materi
film ini ya sudah mewakili isu-isu sosial yang sebenarnya menurut saya. Cuma
saja, masyarakat khususnya mahasiswa belum menyadari masalah yang timbul dari
hal sepele tersebut.” Lebih lanjut ia berharap, comma dapat menghasilkan
kembali karya-karya yang menggugah kesadaran sosial.
Sukses dengan acara tersebut, Comma berusaha akan kembali menghasilkan karya-karya film bernafas sosial
yang lahir dari keresahan masyarakat saat ini. “Yaa kita berusaha akan terus
menghasilkan karya film yang tetap mengangkat isu-isu sosial, sama seperti dua
film yang telah kami hasilkan sebelumnya.”
event
HIMIKOM
9:23 PM
“Pendidikan tinggi Ilmu Komunikasi awalnya berada di koridor publistik dan wartawan”, itulah salah kata pembuka yang diucapkan Prof. Komunikologi Unpad, Dr. Engkus Kuwarno, dalam kegiatan Seminar Nasional Ilmu Komunikasi Unversitas Bengkulu dengan tema “Trend Penelitian Komunikasi” pada Rabu (16/12) lalu, di Ballroom Hotel Putri Gading Cempaka, Kota Bengkulu.
Materi yang disampaikan Prof. Engkus merupakan bagian penting dari terbentuknya perguruan tinggi Ilmu Komunikasi. Menurut penututran beliau, Jurusan Ilmu Komunikasi pertama kali didirikan pada tahun 1959 di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Indonesia. Adapun mata kuliah yang ditawarkan adalah Media and Gender, Media and Youth, Internasional Communication, Speech Communication, Telecommunicatio dan lain sebagainya.
Beliau juga menjelas, trend penelitian komunikasi merupakan
penelitian terhadap fenomena-fenomena komunikasi yang sering terjadi
pada kehidupan mahasiswa, seperti ayam kampus, mahasiswa kost, kaum gay,
lesbian, organisasi dan lain-lain. Materi kemudian dilanjutkan oleh Dr.
Lely Arieni dengan materi rancangan penelitian dalam tema populer.
Kegiatan ditutup oleh makan bersama.
Subscribe to:
Posts (Atom)













