HIMIKOM
12:24 AM
Salam Komunikasi 🙌
Hallo semuanya! tau gak sih??
Badan Periklanan punya info terbaru buat kalian semua‼
Sekarang Badan Periklanan mau produksi baju lagi loh, yang pasti desain-desainnya simple dan keren dong. Dijamin kece deh kalau pake bajunya!
Untuk contoh desain baju nya teman-teman bisa dilihat di atas ya⬆⬆
Dan yang paling menarik nihh, untuk produksi baju kali ini teman-teman semua bisa ❗Request warna sesuai keinginan teman-teman❗lohh.
Gambar yang di atas itu cuma contoh dari beberapa warna bajunya ya teman-teman😊
So, teman-teman mau tunggu apa lagi? yuk di order bajunya sekarang juga!! Jangan sampai ketinggalan kece dong sama yang lain yang order baju!! Dan buat teman-teman mahasiswa umum, kalian juga bisa order bajunya loh ke kita! 😊
Untuk teman-teman yang mau order bisa hubungi salah satu kontak dibawah ini ya👇
📲 WA : 081261739904 (Mutiara Kasih Sabrina)
📲 WA : 082179495766 (Fatrisia Denissa)
Format untuk order👇
Nama :
Ukuran :
Kode Baju :
Warna :
Untuk detail baju bisa dibaca di gambar ya teman-teman⬆
Dan untuk lengan panjang IDR +10 ribu ya
Buruan order yaa, kita tunggu orderannya!!
HIMIKOM
8:39 PM

Kegiatan Workshop Photography di awali dengan rechecking peserta pada pukul
08.00 WIB di depan Lapas Malabero yang merupakan lokasi hunting. Hal tersebut
dilakukan guna mendata jumlah peserta yang mendaftar dan yang hadir pada hari
pelaksaan. Kegiatan yang seharusnya dimulai pada pukul 08.30 WIB mengalami
keterlambatan waktu hingga pukul 09.30 WIB yang disebabkan oleh ketidaktepatan
waktu peserta untuk datang ke lokasi hunting. Setelah melakukan rechecking peserta,
seluruh panitia berkumpul terlebih dahulu untuk memastikan kelengkapan Workshop
Photography dan berdoa demi kelancaran kegiatan tersebut.
Pada pukul 09.30 WIB kegiatan di buka dengan kata sambutan oleh Ketua Panitia,
yaitu Purnomo Wahyudi, setelahnya dilakukan pengenalan terhadap model, pemateri,
dan pembagian kelompok untuk hunting. Pelaksanaan Workshop Photography
akhirnya dimulai pada pukul 10.30 WIB dengan dibagi sesi untuk masing-masing
kelompok. Kelompok 1 mendapat giliran pertama untuk melakukan hunting dengan
model bernama Riski Permata Sari, sedangkan kelompok 2 mendapat giliran pertama
untuk melakukan hunting dengan model bernama Asabella Ferliana, lalu satu jam
kemudian, kedua kelompok melakukan pertukaran model hunting.
Setelah 2 jam kemudian, tepat pada pukul 12.30 WIB, kegiatan hunting selesai
dilaksanakan. Panitia, model, dan seluruh peserta menuju ke Rumah Gelato yang
merupakan lokasi untuk melakukan proses editing dan penyampaian materi oleh
Kristian Jaya P. (Walkin 9). Namun sebelum melakukan editing, diberikannya waktu
satu setengah jam untuk istirahat, sholat, dan makan.
Tepat pukul 14.00 WIB, proses editing dan penyampaian materi dilaksanakan.
Kristian Jaya P. menyampaikan beberapa materi mengenai cara melakukan editing
yang tepat agar bisa membuat hasil hunting menjadi lebih bernilai. Setelah
penyampaian materi, seluruh peserta Workshop Photography diberi waktu untuk
mengedit foto-foto hasil hunting mereka masing-masing. Proses editing tersebut
selesai pada pukul 16.00 WIB, tepat dengan waktu istirahat dan pelaksanaan sholat
Ashar.
Pukul 16.30 WIB, setelah peserta dan pemateri berkumpul lagi selepas istirahat,
pemateri Kristian Jaya P. mengumumkan peserta dengan hasil foto terbaik, dengan
kata lain mengumumkan pemenang Workshop Photography COPHY 2018.
Kemudian, setelahnya dilakukan penyerahan hadiah kepada pemenang Workshop
Photography dan penyerahan plakat kepada Kristian Jaya P. selaku pemateri yang
dilakukan oleh Ketua Panitia, Purnomo Wahyudi.
Pukul 17.00 WIB, kegiatan Workshop Photography COPHY 2018 selesai dan resmi
ditutup.
HIMIKOM
8:30 PM
TEORI KOMUNIKASI ORGANISASI
Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan
penerimaan berbagai pesan organisasi di dalam kelompok formal maupun informal
dari suatu organisasi (Wiryanto, 2005). Komunikasi formal adalah komunikasi
yang disetujui oleh organisasi itu sendiri dan sifatnya berorientasi
kepentingan organisasi. Isinya berupa cara kerja di dalam organisasi,
produktivitas, dan berbagai pekerjaan yang harus dilakukan dalam organisasi.
Misalnya: memo, kebijakan, pernyataan, jumpa pers, dan surat-surat resmi.
Adapun komunikasi informal adalah komunikasi yang disetujui secara sosial.
Orientasinya bukan pada organisasi, tetapi lebih kepada anggotanya secara
individual.
Organisasi dan komunikasi
Istilah organisasi berasal dari bahasa
Latin organizare, yang secara harafiah berarti paduan dari bagian-bagian yang
satu sama lainnya saling bergantung. Di antara para ahli ada yang menyebut
paduan itu sistem, ada juga yang menamakannya sarana.
Everet M.Rogers dalam bukunya Communication
in Organization, mendefinisikan organisasi sebagai suatu sistem yang mapan dari
mereka yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, melalui jenjang
kepangkatan, dan pembagian tugas.
Robert Bonnington dalam buku Modern
Business: A Systems Approach, mendefinisikan organisasi sebagai sarana dimana
manajemen mengoordinasikan sumber bahan dan sumber daya manusia melalui pola
struktur formal dari tugas-tugas dan wewenang.
Korelasi antara ilmu komunikasi dengan
organisasi terletak pada peninjauannya yang terfokus kepada manusia-manusia
yang terlibat dalam mencapai tujuan organisasi itu. Ilmu komunikasi
mempertanyakan bentuk komunikasi apa yang berlangsung dalam organisasi, metode
dan teknik apa yang dipergunakan, media apa yang dipakai, bagaimana prosesnya,
faktor-faktor apa yang menjadi penghambat, dan sebagainya. Jawaban-jawaban bagi
pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah untuk bahan telaah untuk selanjutnya
menyajikan suatu konsepsi komunikasi bagi suatu organisasi tertentu berdasarkan
jenis organisasi, sifat organisasi, dan lingkup organisasi dengan
memperhitungkan situasi tertentu pada saat komunikasi dilancarkan.
Sendjaja (1994) menyatakan fungsi
komunikasi dalam organisasi adalah sebagai berikut:
Fungsi informatif. Organisasi dapat
dipandang sebagai suatu sistem pemrosesan informasi. Maksudnya, seluruh anggota
dalam suatu organisasi berharap dapat memperoleh informasi yang lebih banyak,
lebih baik dan tepat waktu. Informasi yang didapat memungkinkan setiap anggota
organisasi dapat melaksanakan pekerjaannya secara lebih pasti. Orang-orang
dalam tataran manajemen membutuhkan informasi untuk membuat suatu kebijakan
organisasi ataupun guna mengatasi konflik yang terjadi di dalam organisasi. Sedangkan
karyawan (bawahan) membutuhkan informasi untuk melaksanakan pekerjaan, di
samping itu juga informasi tentang jaminan keamanan, jaminan sosial dan
kesehatan, izin cuti, dan sebagainya.
Fungsi regulatif. Fungsi ini berkaitan
dengan peraturan-peraturan yang berlaku dalam suatu organisasi. Terdapat dua
hal yang berpengaruh terhadap fungsi regulatif, yaitu: a. Berkaitan dengan
orang-orang yang berada dalam tataran manajemen, yaitu mereka yang memiliki
kewenangan untuk mengendalikan semua informasi yang disampaikan. Juga memberi
perintah atau intruksi supaya perintah-perintahnya dilaksanakan sebagaimana
semestinya. b. Berkaitan dengan pesan. Pesan-pesan regulatif pada dasarnya
berorientasi pada kerja. Artinya, bawahan membutuhkan kepastian peraturan tentang
pekerjaan yang boleh dan tidak boleh untuk dilaksanakan.
Fungsi persuasif. Dalam mengatur suatu
organisasi, kekuasaan dan kewenangan tidak akan selalu membawa hasil sesuai
dengan yang diharapkan. Adanya kenyataan ini, maka banyak pimpinan yang lebih
suka untuk mempersuasi bawahannya daripada memberi perintah. Sebab pekerjaan
yang dilakukan secara sukarela oleh karyawan akan menghasilkan kepedulian yang
lebih besar dibanding kalau pimpinan sering memperlihatkan kekuasaan dan
kewenangannya.
Fungsi integratif. Setiap organisasi
berusaha untuk menyediakan saluran yang memungkinkan karyawan dapat
melaksanakan tugas dan pekerjaan dengan baik. Ada dua saluran komunikasi yang
dapat mewujudkan hal tersebut, yaitu: a. Saluran komunikasi formal seperti
penerbitan khusus dalam organisasi tersebut (buletin, newsletter) dan laporan
kemajuan organisasi. b. Saluran komunikasi informal seperti perbincangan antar
pribadi selama masa istirahat kerja, pertandingan olahraga, ataupun kegiatan
darmawisata. Pelaksanaan aktivitas ini akan menumbuhkan keinginan untuk
berpartisipasi yang lebih besar dalam diri karyawan terhadap organisasi.
Griffin (2003) dalam A First Look at
Communication Theory, membahas komunikasi organisasi mengikuti teori management
klasik, yang menempatkan suatu bayaran pada daya produksi, presisi, dan
efisiensi. Adapun prinsip-prinsip dari teori management klasikal adalah sebagai
berikut:
kesatuan komando- suatu karyawan hanya
menerima pesan dari satu atasan
rantai skalar- garis otoritas dari atasan
ke bawahan, yang bergerak dari atas sampai ke bawah untuk organisasi; rantai
ini, yang diakibatkan oleh prinsip kesatuan komando, harus digunakan sebagai
suatu saluran untuk pengambilan keputusan dan komunikasi.
divisi pekerjaan- manegement perlu arahan
untuk mencapai suatu derajat tingkat spesialisasi yang dirancang untuk mencapai
sasaran organisasi dengan suatu cara efisien.
tanggung jawab dan otoritas- perhatian
harus dibayarkan kepada hak untuk memberi order dan ke ketaatan seksama; suatu
ketepatan keseimbangan antara tanggung jawab dan otoritas harus dicapai.
disiplin- ketaatan, aplikasi, energi,
perilaku, dan tanda rasa hormat yang keluar seturut kebiasaan dan aturan
disetujui.
mengebawahkan kepentingan individu dari
kepentingan umum- melalui contoh peneguhan, persetujuan adil, dan pengawasan
terus-menerus.
Selanjutnya, Griffin menyadur tiga
pendekatan untuk membahas komunikasi organisasi. Ketiga pendekatan itu adalah
sebagai berikut:
1. Pendekatan sistem. Karl Weick (pelopor
pendekatan sistem informasi) menganggap struktur hirarkhi, garis rantai komando
komunikasi, prosedur operasi standar merupakan mungsuh dari inovasi. Ia melihat
organisasi sebagai kehidupan organis yang harus terus menerus beradaptasi
kepada suatu perubahan lingkungan dalam orde untuk mempertahankan hidup.
Pengorganisasian merupakan proses memahami informasi yang samar-samar melalui
pembuatan, pemilihan, dan penyimpanan informasi. Weick meyakini organisasi akan
bertahan dan tumbuh subur hanya ketika anggota-anggotanya mengikutsertakan banyak
kebebasan (free-flowing) dan komunikasi interaktif. Untuk itu, ketika
dihadapkan pada situasi yang mengacaukan, manajer harus bertumpu pada
komunikasi dari pada aturan-aturan.
Teori Weick tentang pengorganisasian
mempunyai arti penting dalam bidang komunikasi karena ia menggunakan komunikasi
sebagai basis pengorganisasian manusia dan memberikan dasar logika untuk
memahami bagaimana orang berorganisasi. Menurutnya, kegiatan-kegiatan
pengorganisasian memenuhi fungsi pengurangan ketidakpastian dari informasi yang
diterima dari lingkungan atau wilayah sekeliling. Ia menggunakan istilah
ketidakjelasan untuk mengatakan ketidakpastian, atau keruwetan, kerancuan, dan
kurangnya predictability. Semua informasi dari lingkungan sedikit banyak
sifatnya tidak jelas, dan aktivitas-aktivitas pengorganisasian dirancang untuk
mengurangi ketidakpastian atau ketidakjelasan.
Weick memandang pengorganisasian sebagai
proses evolusioner yang bersandar pada sebuah rangkaian tiga proses:
penentuan (enachment)à seleksi (selection)à
penyimpanan (retention)
Penentuan adalah pendefinisian situasi,
atau mengumpulkan informasi yang tidak jelas dari luar. Ini merupakan perhatian
pada rangsangan dan pengakuan bahwa ada ketidakjelasan. Seleksi, proses ini
memungkinkan kelompok untuk menerima aspek-aspek tertentu dan menolak
aspek-aspek lainnya dari informasi. Ini mempersempit bidang, dengan
menghilangkan alternatif-alternatif yang tidak ingin dihadapi oleh organisasi.
Proses ini akan menghilangkan lebih banyak ketidakjelasan dari informasi awal.
Penyimpanan yaitu proses menyimpan aspek-aspek tertentu yang akan digunakan
pada masa mendatang. Informasi yang dipertahankan diintegrasikan ke dalam
kumpulan informasi yang sudah ada yang menjadi dasar bagi beroperasinya
organisasinya.
Setelah dilakukan penyimpanan, para anggota
organisasi menghadapi sebuah masalah pemilihan. Yaitu menjawab
pertanyaan-pertanyaan berkenaan dengan kebijakan organisasi. Misal, ”haruskah
kami mengambil tindakan berbeda dari apa yang telah kami lakukan sebelumnya?”
Sedemikian jauh, rangkuman ini mungkin
membuat anda mempercayai bahwa organisasi bergerak dari proses pengorganisasian
ke proses lain dengan cara yang sudah tertentu: penentuan; seleksi;
penyimpanan; dan pemilihan. Bukan begitu halnya. Sub-subkelompok individual
dalam organisasi terus menerus melakukan kegiatan di dalam proses-proses ini
untuk menemukan aspek-aspek lainnya dari lingkungan. Meskipun segmen-segmen
tertentu dari organisasi mungkin mengkhususkan pada satu atau lebih dari
proses-proses organisasi, hampir semua orang terlibat dalam setiap bagian
setiap saat. Pendek kata di dalam organisasi terdapat siklus perilaku.
Siklus perilaku adalah kumpulan-kumpulan
perilaku yang saling bersambungan yang memungkinkan kelompok untuk mencapai
pemahaman tentang pengertian-pengertian apa yang harus dimasukkan dan apa yang
ditolak. Di dalam siklus perilaku, tindakan-tindakan anggota dikendalikan oleh
aturan-aturan berkumpul yang memandu pilihan-pilihan rutinitas yang digunakan
untuk menyelesaikan proses yang tengah dilaksanakan (penentuan, seleksi, atau
penyimpanan).
Demikianlah pembahasan tentang
konsep-konsep dasar dari teori Weick, yaitu: lingkungan; ketidakjelasan;
penentuan; seleksi; penyimpanan; masalah pemilihan; siklus perilaku; dan
aturan-aturan berkumpul, yang semuanya memberi kontribusi pada pengurangan
ketidakjelasan.
2. Pendekatan budaya. Asumsi interaksi
simbolik mengatakan bahwa manusia bertindak tentang sesuatu berdasarkan pada
pemaknaan yang mereka miliki tentang sesuatu itu. Mendapat dorongan besar dari
antropolog Clifford Geertz, ahli teori dan ethnografi, peneliti budaya yang
melihat makna bersama yang unik adalah ditentukan organisasi. Organisasi
dipandang sebagai budaya. Suatu organisasi merupakan sebuah cara hidup (way of
live) bagi para anggotanya, membentuk sebuah realita bersama yang membedakannya
dari budaya-budaya lainnya.
Pacanowsky dan para teoris interpretatif
lainnya menganggap bahwa budaya bukan sesuatu yang dipunyai oleh sebuah
organisasi, tetapi budaya adalah sesuatu suatu organisasi. budaya organisasi
dihasilkan melalui interaksi dari anggota-anggotanya. Tindakan-tindakan yang
berorientasi tugas tidak hanya mencapai sasaran-sasaran jangka pendek tetapi
juga menciptakan atau memperkuat cara-cara yang lain selain perilaku tugas
”resmi” dari para karyawan, karena aktivitas-aktivitas sehari-hari yang paling
membumi juga memberi kontribusi bagi budaya tersebut.
Pendekatan ini mengkaji cara
individu-individu menggunakan cerita-cerita, ritual, simbol-simbol, dan
tipe-tipe aktivitas lainnya untuk memproduksi dan mereproduksi seperangkat
pemahaman.
3. Pendekatan kritik. Stan Deetz, salah
seorang penganut pendekatan ini, menganggap bahwa kepentingan-kepentingan
perusahaan sudah mendominasi hampir semua aspek lainnya dalam masyarakat, dan
kehidupan kita banyak ditentukan oleh keputusan-keputusan yang dibuat atas
kepentingan pengaturan organisasi-organisasi perusahaan, atau manajerialisme.
Bahasa adalah medium utama dimana realitas
sosial diproduksi dan direproduksi.
Manajer dapat menciptakan kesehatan
organisasi dan nilai-nilai demokrasi dengan mengkoordinasikan partisipasi
stakeholder dalam keputusan-keputusan korporat.
Daftar Pustaka
Em Griffin, 2003, A First Look at
Communication Theory, McGrraw-Hill Companies
Sendjaja, 1994, Teori-Teori Komunikasi,
Universitas Terbuka
http://adiprakosa.blogspot.com/2007/12/teori-komunikasi-organisasi.html
HIMIKOM
8:25 PM
Sabtu, 17 Maret 2018
Lomba Pro
Evolution Soccer (PES) telah dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 17 Maret 2018 dan dimulai dari pukul 09.00 WIB -
16.00 WIB di Ruang 11 Gedung Bersama II. Acara Pro Evolution Soccer (PES) ini diadakan bertujuan untuk meningkatkan
keakraban antar keluarga besar Ilmu Komunikasi. Lomba Pro Evolution Soccer (PES) ini telah diikuti oleh beberapa angkatan
mulai dari angkatan 2004 sampai angkatan 2017. Lomba ini dimenangkan oleh
Alfarino (2005), juara kedua diraih oleh Behlul Hidana (2015), dan juara ketiga
diraih oleh Robby Mahagam (2017).
Sabtu, 24 Maret 2018
Acara Gathering
Futsal Dies Natalis HIMIKOM XVII dieselenggarakan selama dua hari.
Pertandingan pertama dimulai pada pukul 12.30 WIB antara ilmu komunikasi
angkatan 2015 vs ilmu komunikasi
angkatan 2016, pertandingan ini dimenangkan oleh angkatan 2015 dengan skor 5-2. Pertandingan kedua futsal putri
dilanjutkan antara angkatan 2017 vs
mahasiswi angkatan 2016 yang berakhir seri 2-2, maka dari itu pertandingan
tersebut dilakukan penalti yang dimenangkan oleh angkatan 2016 dengan skor 3-2. Setelah itu pertandingan ketiga
antara angkatan 2017 vs KFC yang
dimenangkan oleh angkatan 2017 dengan skor
8-6. Selanjutnya pertandingan keempat futsal putri antara angkatan 2016 vs mahasiswi angkatan 2015, namun
dikarenakan kurangnya pemain dari
angkatan 2015 maka pertandingan antara kedua tim tersebut ditiadakan.
Pertandingan dilanjutkan kembali antara KFC vs
angkatan 2016 yang dimenangkan oleh tim KFC dengan skor 6-5. Pertandingan keenam
dilanjutkan antara Old Star vs
angkatan 2015 dan dimenangkan oleh angkatan 2015 dengan skor 4-1. Pertandingan terakhir pada Gathering Futsal hari pertama ini adalah
pertandingan futsal putri antara angkatan 2017 vs mahasiswi angkatan 2015 dengan hasil seri 3-3. Hari pertama berakhir pada pukul 17.00 WIB.
Minggu, 25 Maret 2017
Gathering Futsal hari
kedua dimulai pukul 13.00 WIB. Pertandingan pertama diawali oleh angkatan 2016 vs angkatan 2017 yang dimenangkan oleh
angkatan 2017 dengan skor 2-4.
Dilanjutkan dengan pertandingan antara KFC vs
Old Star yang dimenangkan oleh tim Old Star dengan skor 1-4. Pertandingan ketiga antara angkatan 2015 vs angkatan 2017 yang berakhir seri 3-3 tanpa dilanjutkan penalti.
Kemudian pertandingan Old Star vs angkatan
2016 yang dimenangkan oleh tim Old Star
dengan skor 7-5. Selanjutnya pertandingan antara angkatan 2015 vs KFC yang dimenangi oleh tim KFC
dengan hasil skor 4-5. Pertandingan
terakhir pada Gathering Futsal hari
kedua ini adalah pertandingan antara angkatan 2017 vs Old Star yang dimenangkan tim Old Star dengan skor 3-5. Gathering Futsal Dies Natalis HIMIKOM XVII ini dijuarai oleh
angkatan 2015, juara kedua diraih oleh angkatan 2017, dan juara ketiga diraih
oleh tim Old Star. Sedangkan juara pertama futsal putri diraih oleh angkatan
2016, juara kedua diraih oleh angkatan 2017, dan juara ketiga diraih oleh
angkatan 2015. Hari kedua berakhir pada pukul 18.00 WIB.
Jumat, 30 Maret 2018
Seminar Nasional Dies Natalis HIMIKOM XVII dengan tema “Membangun
Karakter Politik yang Baik Bagi Mahasiswa Zaman Now”, dimulai pada pukul 08.30
WIB mengalami keterlambatan karena masih menunggu peserta seminar dan juga
pemateri seminar sehingga dimulai pada pukul 09.30 WIB. Acara pembukaan dimulai
dengan penyampaian kata sambutan oleh M. Zulkarnain Wijaya selaku Ketua Panitia
Dies Natalis HIMIKOM XVII, dilanjutkan oleh Yoga Guntara selaku Ketua Umum
HIMIKOM periode 2018, dan yang terakhir oleh Ibu Yuliati S.Sos, M.I.kom selaku
Sekretaris Jurusan Ilmu Komunikasi sekaligus membuka acara secara resmi. Lalu,
acara dilanjutkan dengan pemanggilan Moderator Seminar yakni Delfan Eko Putra,
S.Ikom, M.Ikom sekaligus mengambil alih acara inti seminar dan juga memanggil
Pemateri Seminar Nasional Dies Natalis HIMIKOM XVII, yaitu Dr. Heri Budianto,
M.Si. Setelah pemanggilan, dilakukan pemutaran Video Profile dari Pemateri Seminar dan setelah itu baru masuk ke
pengisian materi seminar. Lalu, setelah pengisian materi seminar, selanjutnya
Moderator membuka sesi tanya jawab kepada peserta tentang materi seminar.
Setelah sesi Tanya jawab selesai, acara dilanjutkan dengan penyerahan
sertifikat dan plakat secara simbolis
kepada pemateri seminar oleh panitia yang diwakilkan oleh Ketua Umum HIMIKOM
Periode 2018, Yoga Guntara. Setelah acara inti seminar selesai, acara
dilanjutkan dengan penyuluhan yang dilakukan oleh pihak BNN (Badan Narkotika
Nasional) sekitar 20 Menit. Dan agenda terakhir adalah pembagian doorprize untuk peserta seminar. Acara
Seminar Nasional Dies Natalis HIMIKOM XVII selesai pada pukul 12.00 WIB.
Sabtu,
31 Maret 2018
Persiapan acara puncak Dies Natalis HIMIKOM XVII dimulai dari pukul
09.00 WIB bertempat di Jenggalu Adventure Camp (JAC), panitia melakukan
persiapan panggung, arena lomba, dan lain sebagainya. Persiapan rampung sekitar
pukul 14.30 WIB dan langsung dilanjutkan dengan perlombaan antar angkatan.
Perlombaan dimulai dengan lomba Hot Chair, yang dimenangkan oleh Yandi
dari Ilmu Komunikasi angkatan 2015. Perlombaan selanjutnya adalah Balap Karung
yang dimenangkan oleh Ilmu Komunikasi angkatan 2015. Setelah lomba balap karung
selesai, perlombaan dilanjutkan dengan lomba Tarik Tambang yang dimenangkan
oleh Ilmu Komunikasi angkatan 2017. Perlombaan terakhir adalah lomba Estafet Games yang dimenangkan oleh Ilmu
Komunikasi angkatan 2015. Serangkaian kegiatan lomba berakhir sekitar pukul
17.15 WIB.
Agenda selanjutnya adalah pembukaan
Dies Natalis HIMIKOM XVII. Acara pembukaan dipandu oleh Tria Patrisya dan
Hengki Putra Jaya selaku pembawa acara. Selanjutnya
adalah menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HIMIKOM yang dipimpin oleh Dora Sri Julianti.
Pada kesempatan tersebut, M. Zulkarnain Wijaya menyampaikan kata sambutan
selaku Ketua Panitia Dies Natalis HIMIKOM XVII, dan dilanjutkan dengan kata
sambutan yang disampaikan oleh Ketua Umum HIMIKOM, Yoga Guntara, sekaligus membuka
acara Dies Natalis HIMIKOM secara Resmi. Selanjutnya adalah pemotongan tumpeng,
dan didampingi oleh M. Zulkarnain Wijaya, Yoga Guntara, Jery Yasprianto, dan
Bintara S Putra. Acara pembukaan Dies Natalis selesai sekitar pukul 17.30 WIB
dan dilanjutkan dengan acara liwetan antara panitia, senior, dan alumni Ilmu
Komunikasi.
Malam puncak Dies Natalis HIMIKOM
XVII mengalami keterlambatan yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang kurang
memungkinkan. Selain mengalami keterlambatan waktu, acara pun harus dipindahkan
ke Saung yang disediakan oleh pihak Jenggalu Adventure Camp (JAC). Acara
malam puncak dimulai sekitar pukul 21.30 WIB dipandu oleh Tiara Rahmadani Putri
selaku pembawa acara. Selanjutnya adalah pemberian kata sambutan oleh Ketua Panitia
Dies Natalis HIMIKOM XVII, M. Zulkarnain Wijaya, dan dilanjutkan oleh pemberian
kata sambutan dari Yoga Guntara selaku Ketua Umum HIMIKOM. Setelah penyampaian
kata sambutan, acara dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun HIMIKOM yang
ke-XVII yang diwakilkan oleh M. Zulkarnain Wijaya selaku Ketua Panitia Dies
Natalis HIMIKOM XVII, Yoga Guntara selaku Ketua Umum HIMIKOM periode 2018, Jery
Yasprianto selaku Ketua Umum HIMIKOM periode 2017, dan Debi Febriansyah selaku
Ketua Umum HIMIKOM periode 2016. Agenda acara setelah pemotongan kue adalah
pembagian hadiah lomba sekaligus foto bersama dengan para pemenang lomba. Lalu
dilanjutkan dengan pemilihan Best Female Costume dan Best Male
Costume, yang dimenangkan oleh Mutiara Kasih Sabrina dari Ilmu Komunikasi
2017 dan Lucky Apriyadi dari Ilmu Komunikasi 2016. Acara dilanjutkan dengan
penampilan akustik oleh HIMAPER, Kamus, Angkatan 2017, UKM MUSIK, Angkatan
2016, Cosmip, dan Eldentics. Acara formal Malam Puncak Dies Natalis HIMIKOM
XVII diakhiri pada pukul 22.00 WIB.
HIMIKOM
3:10 PM
Pada tanggal 14 april 2018 telah dilaksanakan Pelatihan Iklan Audio yang bertempat di GB 2 Universitas Bengkulu. Pelatihan iklan audio ini merupakan acara yang diselenggarakan oleh Badan Penyiaran yang bekerjasama dengan Badan Periklanan. Penyampaian materi dilakukan oleh Sultan Kharis Ukima selaku pemateri pelatihan iklan audio tersebut. Pelatihan ini menggunakan aplikasi adobe audition
Pada pelatihan kali ini, peserta diajarkan untuk menggunakan aplikasi tersebut. Mulai dari memasukan sound, mengatur efek, menghilangkan noise pada rekaman, dan lain sebagainya. Pada pelatihan kali ini pula para peserta diberikan kesempatan untuk membuat iklan maupun jingle sesuai dengan kreatifitasnya masing masing sehingga dapat menerapkan apa yang disampaikan oleh pemateri.
Agenda setelah Pelatihan Iklan Audio adalah foto bersama pemateri, Announcer, Badan Penyiaran, dan badan periklanan.
HIMIKOM
10:44 AM
🎆HIMIKOM UNIB proudly present :
🎊Dies Natalis HIMIKOM XVII🎊
✨Youthful Freedom✨
Bebaskan imajinasi dengan semangat jiwa muda.
Dengan berbagai Pre-Event, mulai dari Boomerang Contest, Gathering Futsal, hingga Seminar Nasional, sampailah kita pada event puncak yaitu Perayaan Dies Natalis HIMIKOM XVII.👏🏻
👉🏻Banyak banget acara seru yang ada di Perayaan Dies Natalis HIMIKOM yang ke-XVII.
Akan ada games, penampilan akustik, malam keakraban, dan masih banyak lagi! Yakin gamau ikutan?😆
Langsung aja tandain kalendermu :
📆Sabtu, 31 maret 2018
🏠Jenggalu Adventure Camp (JAC)
⏰12.30 WIB
Dresscode : White
HIMIKOM
10:35 AM
Gathering futsal antar angkatan dalam rangka road to
Dies Natalis HIMIKOM ke-17 yang
digelar di family futsal telah selesai dilaksanakan, gathering futsal kali ini
di ikuti oleh 5 tim yang terdiri dari old star, KFC, 2015, 2016, dan angkatan
2017.
Gathering futsal yang juga merupakan
program kerja dari badan olah raga HIMIKOM,
ini memiliki tujuan utama untuk mempererat tali silaturahmi antar angkatan
dikeluarga besar Ilmu komunikasi FISIP UNIB.
Di pertandingan yang berlangsung pada
tanggal 24-25 Maret 2018ini, tim futsal angkatan 2015
berhasil keluar sebagai juara setelah unggul agresifitas gol dari angkatan
2017.
HIMIKOM
11:14 PM
PrihalKegiatan : Rapat Kerja Pengurus HIMIKOM
Periode 2018
Hari/Tanggal : Sabtu/24 Februari 2018
Tempat : GKB II (ruang 25)
Waktu : 09:00 WIB-18:00 WIB
Isi :
Memaparkan dan membahas program kerja oleh sekretaris umum,
Bendahara umum,
bidang dan badan serta DPO HIMIKOM Periode
2018.
Diskusi : 1.
Persiapan Rapat Kerja Pengurus HIMIKOM Periode 2018.
Hasil : 1. Terlaksananya Rapat Kerja Pengurus
HIMIKOM Periode 2018.
2. Rapat Kerja di ikuti oleh
62 peserta.
HIMIKOM
11:11 PM
PrihalKegiatan : Upgrading Pengurus HIMIKOM
Periode 2018
Hari/Tanggal : Minggu/18 Februari 2018
Tempat : GKB II (ruang 25)
Waktu : 09:00 WIB-16:00 WIB
Isi :
Pemberian materi upgrading oleh:
1. Panji Alan Valent (Kepemimpinan)
2. Bayu Tri Anugerah (ManajemenOrganisasi)
3. AldiWinata (Analisis SWOT)
Diskusi : 1.
Persiapan acara upgrading Pengurus HIMIKOM Periode 2018.
2. Pelaksanaan acara upgrading Pengurus HIMIKOM
Periode 2018.
Hasil : 1.
Terlaksananya kegiatan upgrading Pengurus HIMIKOM Periode
2018.
2. Kegiatan upgrading di ikutioleh 72 peserta.
HIMIKOM
11:07 PM
PrihalKegiatan :Pra Raker Pengurus HIMIKOM Periode
2018
Hari/Tanggal :Sabtu/17 Februari 2018
Tempat : GKB II (ruang 25)
Waktu : 09:00 WIB-15:00 WIB
Isi :Membahas dan merancang
program kerja dengan kabid dan kabad
HIMIKOM
sebelumnya.
Diskusi : 1.
Persiapan acara PraRaker HIMIKOM Pengurus Periode 2018.
2. Pelaksanaan acara PraRaker Pengurus HIMIKOM
Periode 2018.
Hasil : 1.
Terlaksananya acara PraRaker Pengurus HIMIKOM Periode 2018.
2. Adanya
Program Kerja HIMIKOM Periode 2018.
3.
Kegiatan PraRaker di ikutioleh 72 peserta.
Subscribe to:
Posts (Atom)